berita POLITIK

Wajah Baru Muncul di Bursa Pemilihan Bupati Kediri 2020

Kediri, demonstran.com – Mendekati pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri pada 23 September 2020 mendatang sejumlah wajah baru mulai menampakkan diri.
Kali ini muncul nama Hj. Yekti Murih Wiyati. Perempuan berparas cantik ini maju dalam bursa pemilihan melalui jalur partai politik.
Yekti yang notabene adalah Ketua Kadin Kabupaten Kediri itu melakukan penjajakan penjaringan melalui Partai PPP. Dirinya harus berjuang meraih rekomendasi dari partai peraih dua kursi DPRD Kabupaten Kediri dari tiga orang rivalnya yang diketahui juga telah menjalin komunikasi dengan partai berlambang Ka’bah ini.
Tiga nama tersebut diantaranya Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri Drs. Mujahid, MM, Kepala Desa Tarokan Supadi dan Pengusaha Kediri M. Insaf Budi Wibowo.
“Sejauh ini PPP membuka komunikasi dengan banyak kandidat. Prosedurnya kita sampaikan ke DPP untuk direkomendasi. Ada 4 nama yang sudah kita buatkan laporan tertulis jobdesk pilkada kita. Kemudian akhir Januari kita laporkan ke DPW Jawa Timur,” kata Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri, Taufik Chavifudin, Selasa (14/1).
Diakui anggota DPRD Kabupaten Kediri ini apabila PPP Kabupaten Kediri tidak membuka pendaftaran penjaringan. Hal ini karena perolehan suara PPP. Keputusan tersebut lahir dari hasil Rakerwil PPP 29 Desember 2019 lalu. Tetapi, pihak DPC PPP tetap diwajibkan untuk terus mengakses dan mengupdate perkembangan Pemilihan, September mendatang.
“Dengan dua kursi kita berharap tidak hanya menjadi kepingan pelengkap saja, tetapi, menjadi kunci. PPP akan mengusung calon yang mempunyai elektabilitas tinggi dan kans menang besar,” beber Taufik.
Politisi yang juga penggemar olahraga sepakbola ini mengakui, apabila sederetan nama yang telah melakukan komunikasi dengannya adalah kandidat yang telah beredar dalam penjaringan beberapa partai politik. Hanya saja, ada satu nama yaitu Yekti Murih Wiyati yang tergolong baru muncul. Namun, bagi PPP, semua kandidat memiliki peluang yang sama.
“Bu Yekti sendiri saat penjajakan kita sampaikan beliaunya ingin AG1 atau AG2, maka harus melakukan langkah komunikasi dengan partai. Kami juga sampaikan, kalau melalui jalur independen agak berat, karena membutuhkan waktu dan tenaga,” pesan Taufik.
Lalu saat disinggung tentang koalisi partai, Taufik menyatakan, hingga kini PPP belum melakukan koalisi dengan partai apapun. Hanya saja ia tetap melakukan komunikasi dengan seluruh partai politik yang ada.
“Soal koliasi belum, dan saya pikir setiap partai kini masih dalam tahapan penjaringan, Seperti Partai Gerindra kemarin baru fit propertest, kemudian PDIP tahap sama. Kemudian PKB hampir pasti ya. Namun, politik itu sangat cair dan dinamis,”.
Terpisah, Bunda Yekti, panggilan akrab perempuan berparas cantik ini membenarkan hal tersebut. Dirinya telah melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan PPP Kabupaten Kediri dalam hal ini dengan Ketua DPC Taufik Chavifudin. “Iya sudah komunikasi. Silaturahmi,” jawabnya melalui pesan whatsapp.
Kemudian ketika disinggung alasan bagi pengusaha kopi luwak ini maju dalam bursa pemilihan, Yekti masih enggan untuk buka suara. “Sementara sama dengan pak Taufik dulu,” tulisnya menambahkan. Menurut Taufik, seluruh kandidat yang maju dalam kontestasi pemilihan lima tahunan ini, termasuk Bunda Yekti sama yakni, ingin membangun Kediri lebih baik.(glh)