berita KRIMINAL

Tunggu Pembeli di Pos Kamling, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi

Kediri, demonstran.com – Azziz Karuniawan, 23, pasrah saat digelandang oleh Petugas Satresnarkoba Polres Kediri Kota pada Kamis (4/7). Pasalnya, pemuda asal Kelurahan/Kecamatan Pesantren ini terbukti mengedarkan berbagai macam narkoba yakni sabu-sabu dan pil dobel l.
Berawal saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa sering terjadi transaksi narkoba di wilayah tersebut. “Petugas Satresnarkoba melakukan penyelidikan di wilayah tersebut, untuk menindaklanjuti aduan,” ujar Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi, Minggu (7/7/2019).
Lalu, pada Kamis (4/7) siang hari, di sekitar Lingkungan Premanan, Kelurahan/Kecamatan Pesantren, Kota Kediri petugas melihat Azzis saat sedang berada di depan Pos Kamling. Saat didatangi, dan dilakukan penggeledahan, petugas Satresnarkoba menemukan satu paket sabu-sabu dengan berat total 0,7 gram.
Saat ditanya, Azzis mengaku bahwa ia hendak menunggu seorang yang hendak membeli barang haram tersebut dari Azzis. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan di tempat tersebut, Azzis digiring ke rumahnya.
Dari dalam rumahnya, petugas Satresnarkoba Polres Kediri Kota menemukan barang bukti narkoba lain. Seperti sabu-sabu lima paket dengan berat total 2,91 gram, satu butir pil ekstasi berwarna hijau, dan juga satu bungkus plastik berisi 1000 butir pil dobel l. “Serta ditemukan juga timbangan digital dari rumah terlapor,” imbuh Kamsudi.
Selanjutnya, petugas membawa Azzis ke Mapolres Kediri Kota untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Kamsudi menjelaskan bahwa petugas Satresnarkoba Polres Kediri Kota terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pengedaran barang haram tersebut di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Saat dilakukan pemeriksaan tes urin terhadap Azzis, hasilnya menunjukkan positif mengandung zat amfetamin yang terkandung dalam narkoba yang ternyata juga dikonsumsi olehnya sendiri.
Azzis kini dijerat dengan Pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika karena memiliki sabu-sabu dengan jumlah yang tergolong banyak. Selain itu, Azzis juga dijerat pasa 196 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan karena memiliki pil dobel l.(glh)