berita KRIMINAL

Tombok Togel, Dua Orang Ini Digrebek Polisi

Kediri, demonstran.com – Dua penjudi toto gelap (togel) diamankan oleh Polsek Pesantren setelah bertransaksi di depan Lapangan Gajah Mada, Pesantren. Dua pelaku itu diamankan secara terpisah, sang pengepul, Sukadi, 48, warga Jamsaren, Pesantren, diamankan di depan Lapangan Gajahmada pada Senin (12/8) siang.
Sedangkan sang penombok, Suroto, 54, diamankan oleh petugas Polsek Pesantren pada sore harinya saat ia berada di rumahnya di sekitar Sumber Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
“Keduanya masih diamankan di Polsek Pesantren,” ujar Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi, Rabu (14/8/2019).
Berawal dari informasi yang diadukan oleh masyarakat sekitar yang sering melihat Sukadi menerima tombokan dari orang-orang, Unit Reskrim Polsek Pesantren pun mencoba mendatangi lokasi tempat yang dilaporkan.
Setelah menemui Sukadi di sekitar Lapangan Gajahmada, Kelurahan/Kecamatan Pesantren, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Ternyata benar saja, petugas menemukan selembar kertas, dan uang yang akhirnya diakui oleh Sukadi sebagai uang tombokan. “Ditemukan uang sejumlah Rp 25 ribu,” imbuh Kamsudi.
Selain uang tunai, petugas juga menemukan satu lembar sobekan kertas yang berisi tombokan nomor togel, dan satu unit handphone Nokia yang digunakan oleh Sukadi untuk bertransaksi judi togel. Sukadi pun dibawa ke Kantor Polsek Pesantren untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Setelah dimintai keterangan, petugas pun mengembangkan kasus tersebut, dan mengamankan Suroto saat berada di rumahnya. Suroto diamankan oleh petugas karena ia berperan sebagai penombok dan memberikan uangnya dan nomor togel yang hendak dipasangkan oleh Sukadi.
Petugas menemukan bukti pesan singkat antara Sukadi dan Suroto dari handphone keduanya. Akhirnya, petugas juga melakukan penyitaan terhadap handphone merk Mito milik Suroto.
Kini keduanya diamankan di Polsek Pesantren untuk menjalani penyidikan lebih lanjut oleh petugas Polsek Pesantren. Kamsudi menambahkan, bahwa petugas Polsek Pesantren juga masih mendalami kasus ini. “Apakah nanti bertambah penomboknya atau tidak, masih dalam pendalaman petugas,” imbuh Kamsudi.
Sukadi dan Suroto dikenai pasal 303 KUHP tentang perjudian. Keduanya diancam pidana penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal 10 juta atas perbuatan keduanya.(glh)