berita KRIMINAL

Tiga Pengedar Pil Dobel L Diringkus

Kediri, demonstran.com – MA (18) warga Kelurahan/Kecamatan Pare harus berurusan dengan Satresnarkoba Polres Kediri. Pemuda pengangguran ini nekat mengedarkan pil dobel L, hanya untuk membeli rokok. Selain mengamankan MA, petugas juga menangkap AN (20) warga Desa Semanding, Kecamatan Pare.

Iptu Purnomo, Kasubbag Humas Polres Kediri  mengatakan awalnya petugas melakukan penangkapan terhadap AN. Pelaku diamankan saat berada di rumah kos pelaku di Desa Pelem, Kecamatan Pare. Dari penangkapan tersangka diamankan 20 butir pil dobel L.

“Awalnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat terkait dengan peredaran obat keras, petugas langsung melakukan penyidikan terhadap tersangka,” ungkap Iptu Purnomo.

Dengan ditangkapnya AN petugas langsung melakukan serangkaian penyidikan dan mendapati MA sebagai salah satu jaringan diatasnya. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan melakukan penangkapan terhadap MA. Dari tangan tersangka MA diamankan 200 butir pil dobel L sebagai barang bukti.

Dihadapan penyidik MA mengakui perbuatannya mengedar pil dobel L untuk mendapatkan keuntungan. Hasil penjualan digunakan pelaku untuk membeli rokok. Sementara keuntungan yang didapatnya dari mengedarkan pil dobel l sebesar Rp 50.000 per 100 butir.

Di tempat berbeda, polisi juga mengamankan RF (21) warga Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu karena terbukti mengedarkan narkoba jenis dobel L. 60 butir pil dobel L siap edar diamankan oleh petugas dari tangan tersangka.

Iptu Purnomo Kasubbag Humas Polres Kediri menjelaskan terkait penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima petugas. Awalnya tim buser Satresnarkoba Polres Kediri mendapat informasi dari masyarakat terkait dengan peredaran pil dobel L, RF telah mengedarkan kesediaan farmasi tanpa ijin tersebut.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 197 Undang Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman pidana selama 10 tahun,” tegas Iptu Purnomo.(yy)