berita DAERAH

Tiga CJH Kabupaten Kediri Gagal Berangkat

Kediri, demonstran.com – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri memastikan tiga Calon Jamaah Haji tidak bisa berangkat. Dua karena meninggal dunia dan satu calon jamaah haji lantaran hamil.
Drs, Azis, MPd I. Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Kediri mengatakan calon jamaah haji yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Semen dan Banyakan.
“Untuk yang meninggal dunia, aturannya bisa diganti ahli warisnya. Dalam hal ini adalah keluarganya sampai pada tingkat menantu, selama sudah melunasi dan bisa langsung berangkat.” Jelas Aziz. Kamis (11/7/2019).
Sedangkan untuk yang masih proses tunggu, harus menunggu jadwal keberangkatan yang sudah ditetapkan. “Bagi yang masih masa tunggu dan meninggal itu juga bisa digantikan oleh ahli warisnya, namun sesuai jadwal yang digantikan dan diberangkatkan apabila sudah lunas,” tuturnya.
Azis melanjutkan, untuk CJH yang hamil tidak bisa diberangkatkan semata karena faktor kondisinya. Apabila memaksa diberangkatkan dikhawatirkan membahayakan bagi kondisi janin maupun ibunya.
“Jangan disalah pahami, kalau hamil bukan tidak boleh pergi haji. Tetapi kondisinya yang disini itu memang belum mendapatkan vaksin meningitis. Dan apabila diberangkatkan, kondisinya juga akan membahayakan janin atau ibunya. Makanya kita tunda,” tuturnya.
Untuk diketahui jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang berangkat pada tanggal 17 dan 18 Juli ini sebenarnya ada sebanyak 1161 CJH. Namun karena ada yang meninggal dunia dan hamil. akhirnya hanya 1158 jamaah yang berangkat.(glh)