berita DAERAH

Tidak Punya Biaya Berobat, Penderita Tiroid di Kediri Butuh Uluran Tangan

Kediri, demonstran.com – Wartiani, seorang penderita Tiroid yang berdomisili di Jalan Langgar Ayem, RT 008, RW 003, Desa Jemekan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri membutuhkan uluran tangan sesamanya.

Hal ini karena istri dari Heri Agustinus Cahyono, mengalami sakit selama 10 tahun lebih dan hanya bisa terbaring lemah tak berdaya.

“Heri Agustinus Cahyono, suami Wartiani kini tidak bisa berbuat banyak, apalagi semenjak istrinya sakit-sakitan. Bahkan, karena lebih sering mengurus istri, Heri ini tidak lagi bekerja, sampai-sampai ijazah Candika Febrian Cahyono anaknya yang alumni SMKN 1 Kras, Kabupaten Kediri tidak bisa ia tebus, karena tidak mempunyai uang yang cukup sebesar Rp 1,1 juta,” kata Ketua Dewan Kesehatan Masyarakat (DKM) Jawa Timur, Arif Witanto.

Menurut Arif, sakit yang diderita Wartiani semakin memburuk. Selain itu, juga menimbulkan bau tak sedap dari jarak sekitar 3 meter, sehingga kini ia tidak bisa beraktivitas dan lebih banyak terlentang saja akibat penderitaannya itu.

“Meski sudah banyak upaya pengobatan, namun hingga kini Wartiani belum menemukan kesembuhan yang diharapkan,” katanya.

Di sisi lain, imbuh Arif, derita Heri Agustinus Cahyono seakan tiada berhenti. Jika istrinya, masih menderita penyakit parah, justru ia sendiri juga mengalami luka yang semakin melebar.

“Luka Heri Agustinus ini ada di bagian antara mata dan hidungnya,” katanya.

Luka Heri Agustinus tersebut, berawal dari tahi lalat (andeng-andeng) yang semakin melebar. Bahkan sempat kondisi tahi lalat itu mengganggu penglihatannya.

“Lantas akhirnya ia berinisiatif untuk memberinya semacam obat herbal. Tapi akhirnya, makin membuat luka itu bertambah parah seperti membusuk, serta dikhawatirkan menjadi kanker kulit,” katanya.

Arif berharap, kondisi Heri Agustinus sekeluarga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, maupun pihak lain.(glh)