Tak Berkategori

Tidak Pakai Masker, Puluhan Warga Terjaring Operasi

Kediri, demonstran.com – Dalam rangka menegakkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 dan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, Dan Perlindungan Masyarakat. Polres Kediri bersama Satpol PP Kabupaten Kediri melaksanakan Operasi yustisi Sidang secara online bagi pelanggar yang tidak Penggunaan Masker. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Letjen Sutoyo Depan Pemandian Corah Kecamatan Pare, Selasa (25/1)

Kasubag Dan Ops Polres Kediri AKP Sudarsono, SH memimpin langsung Operasi Yustisi Penggunaan Masker bersama 30 personil gabungan Satpol PP. Bagi pelanggar akan dilakukan sidang secara online ini, hal tersebut sudah dilakukan dua kali di wilayah hukum polres Kediri.

Kasubag Dan Ops Polres kediri AKP Sudarsono. SH, mengatakan bahwa dalam sidang secara online ini, Pelanggar yang tidak menggunakan masker atau menggunakan masker namun tidak sesuai dengan protokol kesehatan, akan kita berikan teguran maupun sanksi.

” Ada sekitar 24 pelanggar dalam operasi kali ini, pelanggar dalam hal ini diberikan sanksi yakni sanksi denda dan sosial menyapu serta pus’up,” ucapnya.

Lebih lanjut AKP Sudarsono menambahkan, bahwa kegiatan tersebut sesuai yang dimaksudkan dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 akan diberikan sanksi berupa membayar denda secara langsung setelah diputuskan bersalah oleh Hakim pada sidang di tempat.

“Kegiatan Operasi Yustisi Penggunaan Masker kali ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran pada masyarakat agar selalu disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terutama kedisiplinan dalam menggunakan masker, sehingga diharapkan terputusnya mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(yy)