berita DAERAH

Tas Anyaman Nur Adanu Craft Yang Diminati Hingga Manca Negara

Kediri, demonstran.com – Berkunjung ke sentra tas anyaman yang ada di Dusun sagi Desa Jarak rt 02/rw 06 kecamatan Plosoklaten kabupaten Kediri Rabu, (12/9) Nur Adanu Craft menambah kebanggaan bagi warga Kediri. Pasalnya Nur Adanu Crart yang bergerak dibidang pengerajin tas anyaman yang berbahan dasar dari tali stripping band pet dan tisu napkin eropa ini, kini usahanya mulai dilirik konsumen dari manca negara. Terutama dari negara Hongkong dan Taiwan pun sering memesan tas anyaman cantik tersebut.

Usaha yang dirintis oleh Kristiani Beta Hera ini, yang awalnya hanya ingin belajar kreasi dari temannya, kini usahanya mulai berkembang dan banyak diminati masyarakat. Mereka memesan untuk dijadikan souvenir di acara pernikahan, khitanan, ultah maupun acara acara lainnya.

Cara membuat tas anyaman tersebut sangatlah mudah. Pertama ambil tali stripping band pet warna putih dan buat anyaman disertai dengan tali, lalu gunting tisu Napkin (eropa) sesuai pola gambar yang disukai. Kemudian ambil tas lalu beri lem di tas depan motiv bunga dan tempelkan tisu Napkin dengan beri lem kembali. Keringkan dengan hairdryer tas, setelah itu berilah lem lagi dan jemur di terik sinar matahari agar lem cepet kering dan tas terlihat glowing.

Harganyapun cukuplah murah, dari ukuran kecil seharga 25 ribu Rupiah sampai ukuran besar mencapai 55 ribu Rupiah.

Khristiani Beta Hera, yang merupakan ketua paguyuban pengrajin tas anyaman Nur Adanu Craft, sangat mengapresiasi ibu ibu warga kampung desa Jarak untuk ikut pelatihan membuat tas anyaman tersebut. Beta mengatakan kerajinan ini terus berjalan dan berkembang.

“Harapannya bisa terkenal dimanapun dan bisa menjadi usaha sampingan ibu ibu untuk membantu keluarganya. Juga kerajinan ini bisa dikenal terutama di desa Jarak,” ungkapnya

Warga desa Jarak, terutama ibu-ibu yang ikut membuat tas anyaman ini sangat antusias. Kholifaturosidah salah satunya yang mengungkapkan bahwa pelatihan membuat tas anyaman adalah hal yang sangat positif.

“Acara seperti ini sangat positif. Daripada ibu ibu menganggur ternyata bisa dapat penhasilan untuk membantu keluarga. Saya berharap lebih maju sukses dan bisa dijadikan lahan pekerjaan bagi kaum wanita,” ungkap Kholifaturosidah. (rs)