berita DAERAH

Tarawih di Masjid Diperbolehkan di Daerah Zona Hijau

Kediri, demonstran.com – Bulan Ramadhan tinggal menghitung jari. Akan tetapi, memasuki bulan Ramadhan kali ini nampaknya situasi yang harus dilewati masih sama seperti tahun kemarin yakni masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan beberapa kegiatan harus dibatasi.

Bila masih dalam situasi pandemi Covid-19, lantas, apakah ibadah sholat tarawih masih dilakukan pembatasan dengan beribadah di rumah ?

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri, Fauzan Adima menjelaskan untuk ibadah tarawih tahun ini tim penanganan masih belum melakukan koordinasi. Karena itu, dari pihak pemerintah daerah masih belum ada keterangan resmi apakah pemerintah daerah memperbolehkan shat tarawih pada Ramadhan tahun ini. “Kami belum membahas hal tersebut, setelah melakukan rapat koordinasi kami bisa menentukan apakah boleh atau tidaknya tarawih di Kota Kediri,” katanya.

Kendati demikian, menurut informasi didapat, Fauzan menyebut jika pemerintah pusat memperbolehkan sholat tarawih dengan beberapa syarat. Salah satunya warna zona di kelurahan, RT, atau RW harus menunjukkan zona anam yakni hijau terlebih dahulu. Jika memenuhi kriteria tersebut maka ibadah ramadhan bisa dilaksanakan di masjid setempat.

“Selain ditentukan zona protokol kesehatan tetap berlaku sesuai dengan ketentuan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang saat ini masih berlangsung. Jaga jarak antar barisan serta mengenakan masker wajib dilakukan setiap tempat ibadah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pemerintah pusat saat ini juga sudah mengumumkan jika tidak boleh ada mudik pada Idul Fitri tahun ini. Kendati demikian pemerintah daerah tetap harus melakukan antisipasi soal larangan melakukan mobilitas jauh saat lebaran nanti.

“Untuk antisipasi kami juga masih belum melakukan pembahasan. Tetapi upaya yang sama seperti tahun kemarin, dengan penjagaan secara mandiri di setiap kelurahan memang cukup efektif. Tapi perlu penyesuaian lagi agar perekonomian tetap berjalan,” tutupnya.(glh)