berita DAERAH

Stok Menipis, Harga Cabai Naik Lagi

Kediri, demonstran.com – Harga cabai rawit naik lagi. Kini, satu kilogramnya dihargai Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu di pasaran tradisional. Harga tersebut berubah.Sedangkan untuk stok cabai merah pun menipis di pasaran.
Hal tersebut dibenarkan oleh Rini, 55, salah satu penjual cabai rawit di Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo. Ia menjelaskan bahwa kenaikan tersebut salah satu faktornya karena stok di pasaran menipis. “Dari petani juga ngirim dikit tadi siang mas,” ungkapnya saat ditemui sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu ini 10 Juli 2019.
Sebelumnya, harga cabai rawit berada di kisaran harga Rp 47-49 ribu. Karena pemasok dari petani ke pasar tersebut kemarin tidak banyak mengirim, harga cabai rawit pun naik lagi.
Bahkan tidak sedikit dari penjual cabai rawit di Pasar Grosir yang membeli dari penjual lain di pasar yang sama. Karena memang stok cabai merah menipis. Salah satunya adalah Rini. “Kalau saya memang dari dulu ambil dari penjual di sini (Pasar Grosir, Red), lalu dijual lagi,” imbuh Rini.
Rini juga menjelaskan bahwa perubahan harga sudah pasti terjadi karena memang kebanyakan pemasok dari tempat dan orang yang sama. Untuk penentuan kenaikan harga, biasanya Rini juga mempertimbangkan dengan permintaan dari pembeli.
Saat ini, menurut Rini permintaan konsumen menurun, ia merasa kemungkinan permintaan terjadi karena terjadi kenaikan harga jual cabai. Sedangkan stok dari pemasok masuknya sedikit. “Kalau stok saya masih cukup, lah,” paparnya.
Dari penjual lain di Pasar Grosir, Hadi, 44, menurutnya memang faktor harga naiknya cabai memang beraneka ragam, seperti mungkin faktor panen, dan stok cabai yang dijual pemasok.
Hadi menjelaskan bahwa harga penjual cabai di Pasar Grosir memang tidak banyak perbedaannya. Karena pemasok cabai dari keduanya dari tempat dan petani yang masih satu lokasi. “Ada yang di Kandat, dari Blitar, dan lainnya, Mas,” terangnya.(glh)