berita Olah Raga

Soal Dimulainya Latihan, Joko Susilo Mengaku Lebih Cepat Lebih Baik

Kediri, demonstran.com – Pelatih kepala Persik Kediri Joko Susilo menyambut baik terkait kebijakan PSSI selaku badan penanggung jawab sepakbola Indonesia yang kembali menggulirkan kompetisi liga pada Oktober 2020 mendatang.

Pelatih dengan sebutan Gethuk itupun begitu antusias mendengar kepastian kompetisi bakal kembali digulirkan. Ia pun tak sungkan untuk mengeluarkan kata siap apabila dipanggil manajemen untuk kembali memimpin kepelatihan bagi skuat berjuluk Macan Putih tersebut.

Sementara itu, saat disinggung mengenai kapan kembali dimulainya latihan secara resmi bagi skuat Macan Putih, Gethuk mengaku semua tergantung dari kebijakan manajemen.

“Mungkin manajemen yang bisa menjawab secara pastinya. Karena manajemen harus mempersiapkan segala sesuatunya. Namun kalau menurut saya semakin cepat semakin baik,” katanya kepada Demonstran.com saat dihubungi melalui telepon, Selasa (30/6).

Gethuk menilai, kondisi seperti ini tentunya dialami oleh semua tim termasuk Persik Kediri yang sempat menonaktifkan latihan dikarenakan wabah pandemi corona yang melanda tanah air.

Dengan kondisi yang sama ini, menurut Gethuk dirinya mencoba memaksimalkan  waktu dengan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan timnya agar lebih siap dan matang.

“Itu tadi, semakin cepat semakin baik. Seharusnya dengan kita memulai latihan terlebih dahulu kita jauh lebih diuntungkan dan tentunya persiapan yang kita lakukan jauh lebih siap dan efisien,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pelatih asal Cepu Jawa Tengah tersebut mengaku hal pertama yang akan ia lakukan saat memulai latihan pertamanya yaitu akan terfokus pada pengembalian kondisi fisik.

“Pertama kita akan kembalikan fisik mereka. Ya maklum, selama masa pandemi kemarin mereka lebih banyak dirumah. Meski mereka menyempatkan diri untuk berlatih namun sekali lagi itu hanya latihan ringan saja belum berdasarkan metode dan porsi yang seharusnya mereka lakukan”.

“Jadi utamanya adalah pengembakian kondisi fisik. Lalu selanjutnya juga mengembalikan chemistry mereka untuk membentuk tim work yang benar-benar solid hingga item fundamental lainnya kita akan perbaiki sembari kita melihat saat latihan nanti pasti terlihat,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, jika Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merilis Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020. Sebelumnya, pada 27 Maret 2020, PSSI telah mengeluarkan SKEP/48/III/2020 tentang penghentian kompetisi sepak bola di Indonesia terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia dalam keadaan kahar atau force majeure.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan, surat terbaru yang ditandatangani pada 27 Juni 2020 dan diumumkan secara resmi pada Minggu, 28 Juni 2020 diambil dengan melalui berbagai pertimbangan yang pada intinya kompetisi liga tanah air baik Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 akan kembali digulirkan pada 28 Oktober 2020.

Selain itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut membeberkan alasannya mengapa pihaknya kembali menggulirkan kompetisi yakni untuk kepentingan Timnas U-19 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021. Hingga kompetisi dianggap dapat menggerakkan roda ekonomi seperti pemasukan hotel, transportasi, catering, dan lain-lain menjadi salah satu alasan PSSI untuk kembali menggulirkan kompetisi.(glh)