berita KRIMINAL

Sinyal Handphone Terlacak, Pelaku Pencurian Tertangkap

Kediri, demonstran.com – Belum sempat mengganti nomor handphone yang ia curi, Budi Santoso, alias Keter, pria 44 tahun diamankan Unit Reskrim Polsek Pesantren saat berada di rumahnya di Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Kamis (8/8) malam.
Sebelum melakukan penangkapan, petugas Polsek Pesantren menerima laporan dari Dyah Ratnawati, 31 pada Rabu (7/8) sore. Pasalnya, rumahnya di Perumahan Permata Jingga Lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren itu dibobol oleh maling.
“Kejadian pencurian dilakukan pada Rabu (7/8) dinihari,” ujar Kapolsek Pesantren Kompol Paidi Sadiarto.
Setelah melapor, Unit Reskrim Polsek Pesantren datang ke rumah Dyah dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu petugas juga melakukan pemeriksaan nomor handphone milik korban yang hilang dicuri.
Lalu, petugas pun menelusuri jejak nomor handphone yang pada saat itu masih aktif dipergunakan. Singkat cerita, petugas pun sampai di rumah Keter di Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. “Saat itu, tersangka berada di dalam rumahnya,” terang Paidi.
Petugas melakukan penangkapan terhadap Keter. Setelah melakukan penangkapan, petugas juga mengamankan tas ransel hitam yang didalamnya berisi barang-barang yang dicuri Keter dari rumah Dyah.
Beberapa barang di rumah Dyah yang hilang karena dicuri yakni tiga buah laptop, masing-masing asus warna merah, Toshiba warna silver, dan axio warna hitam. Dua buah handphone merk xiaomi warna emas, dan xiaomi putih. Petugas juga mengamankan tas ransel milik Keter yang digunakan untuk menyimpan hasil curian dari dalam rumah.”Kerugian mencapai Rp 20 juta,” imbuh Kompol Paidi.
Ketika dimintai keterangan, Keter menjelaskan bahwa ia sudah keluar rumahnya di Gogorante pada Selasa (6/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia pergi ke perumahan tempat di mana korban tinggal. Ia juga memperhatikan keadaan sekitar lingkungan, karena memang berniat untuk mencuri. Setelah memeriksa kondisi lingkungan sekitar, Keter melihat ada rumah dengan keadaan jendela yang tidak tertutup. Langsunglah ia melakukan aksinya.
Kini Keter masih diamankan di ruang tahanan Polsek Pesantren untuk proses lebih lanjut. Keter dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.(glh)