berita POLITIK

Setelah Wabup Masykuri, Mujahid Ambil Formulir Cabup PDIP

Kediri, demonstran.com – Setelah hari Kamis (5/9), Wakil Bupati Kediri aktif Masykuri Ikhsan mendaftarkan dirinya ke Partai DPC PDI Perjuangan untuk mengikuti kontestasi Pilbup 2020. Kali ini, DPC PDIP Kabupaten Kediri kembali kedatangan pejabat Pemkab Kediri yakni Mujahid, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kediri.

Mujahid datang tak sendiri, melainkan bersama bakal calon wabup yang akan menemaninya dalam pertarungan pesta demokrasi lima tahunan yakni Eko Ediono sekretaris Tim Pertimbangan, Percepatan dan Pembangunan (TP3) Kab Kediri.

Mujahid mengaku, jika dirinya datang dan mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Bupati dari PDI Perjuangan, pada Pilkada Kabupaten Kediri.

“Pengambilan pendaftaran ini menandakan saya siap mengundurkan diri apabila nantinya ditetapkan sebagai calon Bupati Kediri oleh PDI Perjuangan,” katanya saat ditemui Demonstran.com, seusai pengambilan formulir pendaftaran bakal calon, Jum’at (6/9/2019).

Mujahid memastikan, dalam pencalonannya sebagai Bupati Kediri, tidak akan mempengaruhi jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Kediri.

Mujahid sendiri saat diwawancarai Demonstran.com mengaku tergugah untuk mengikuti kontesasi Pemilihan bupati dengan tujuan mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Secara normatif saya kira ini adalah untuk mengabdi yang mana filosofi dari dalam keyakinan saya bahwa makin banyak kita ini banyak manfaatnya ditengah manusia saya kira ini yang baik. Berikutnya doa saya tiap hari hidup saya ada manfaatnya.” ungkapnya.

Mujahid juga menuturkan bahwa dirinya yakin akan mendapatkan rekomendasi dari pihak partai. Karena selama ini tujuan dan cita-citanya sejalan dengan misi partai yang bertujuan memajukan rakyat.

Ia juga mengaku, memilih partai berlambang Banteng dengan moncong putih tersebut karena dirinya melihat kultur partai sama dengan kultur masyarakat Kabupaten Kediri yang nasionalis religius.

“Saya kira masalah kediri adalah masyarakat yang nasionalis religius oleh karenanya kearifan yang ada ini harus kita perkuat. Hal itulah yang lebih mendasari saya memilih PDI perjuangan.” Katanya.

Lebih lanjut, Terkait visi dan misinya menjadi bupati, masih sama seperti Wabup Masykuri yang lebih memilih melanjutkan program pemerintah yang telah dilaksanakan.

“Intinya, kedepan pembangunan harus lebih maju dan maksimal dalam aspek kecepatan baik pembangunan infrastruktur dasar maupun pembangunan secara mental spiritual,” tukasnya. (glh)