berita POLITIK

Satu Pasangan Independen Mendaftar Pilbup Kediri

Kediri, demonstran.com – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri sebentar lagi tiba. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kontestasi lima tahunan tersebut bakal digelar pada 23 September 2020 mendatang.

Bersamaan dengan itu, KPU Kabupaten Kediri telah memulai tahapan pendaftaran terlebih dahulu terhadap pasangan bakal calon (bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Kediri di jalur perseorangan.

Hingga detik ini KPU mencatat masih hanya 1 orang pasangan calon yang telah resmi menjadi bakal calon yang telah ditetapkan. Nama pasangan itu adalah Rahmat Mahmudi sebagai Bupati dan Khalid Suharto Wakil Bupati yang telah memberikan mandat dan menerima akun sistem informasi pencalonan (silon).

Komisioner KPU Kabupaten Kediri bidang Teknis Penyelenggaraan Anwar Anshori mengatakan bahwa resminya pasangan ini menjadi bakal calon perseorangan setelah mereka mendapat mandat user silon. Itu dilakukan pada 10 Desember kemarin pasca pengumuman soal syarat untuk maju di jalur perseorang ditetapkan semenjak pada 3 Desember 2019 kemarin.

Lebih lanjut Anwar menjelaskan, yang resmi menjadi bacalon ini karena sudah menugaskan staf untuk membuka silon. Silon tersebut digunakan untuk menginput data dukungan sekaligus menjadi syarat maju melalui jalur perseorangan.

Meski demikian, status Rahmat Mahmudi dan Khalid Suharto ini masih belum bisa dikatakan sebagai kontestan di bursa pertarungan Pilbup 2020 nanti. Pasalnya, mereka masih harus melengkapi persyaratan dukungan minimal 79.715.000 jiwa.

“Ya nanti data yang diajukan untuk dukungan ini akan kami input melalui sistem. Sedangkan di dalam data tersebut harus mengisi form atau surat pernyataan dukungan. Yakni berupa B.1-KWK, lalu pada formulir pendaftaran di tempelkan foto copy KTP dan tanda tangan pendukung,” paparnya.

Sementara itu, bacalon diberikan batas waktu hingga 19 Februari untuk melakukan pencarian dukungan. Dan pada 19 Februari – 23 Februari itu merupakan batas penyerahan dukungan.

Jika bacalon tak dapat memenuhi syarat tersebut. Maka bacalon dinyatakan tak lolos dalam mengikuti pencalonan Bupati.

Diungkapkan oleh Anwar, sebenarnya ada setidaknya 4 orang yang coba mendatangi kantor KPU untuk menanyakan persyaratan apa saja yang harus dilakukan oleh calon untuk maju melalui jalur perseorangan.

“Namun mereka hanya sekadar tanya tanya saja belum sampai menyatakan mandatnya untuk membuka silon. Jadi mulai detik ini ya hanya masih satu pasang bacalon saja yang telah resmi ditetapkan,” jelas Anwar.(glh)