berita DAERAH

Sambil Gendong Anak, Suami Gerebek Istri di Kamar Kos Bersama PIL

Kediri, demonstran.com – Seorang laki berinisial BS warga Kota Kediri yang merupakan seorang suami, sambil menggendong anaknya memergoki seorang wanita berinisial ENM yang merupakan istri BS, sedang bersama laki – laki lain di kamar kos yang yang berada di Kelurahan Banaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Minggu (25/10) dini hari.

Nur Khamid, Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, mengatakan bahwa personel Regu 3 yang mendapatkan laporan terkait ada seorang wanita yang telah bersuami memasukkan laki laki lain ke dalam kamar kos.
“Petugas begitu mendapatkan laporan atas kejadian tersebut langsung melakukan penggerebekan ke lokasi,” terang Nur Khamid.

Petugas yang datang ke tempat kos tersebut bersama warga serta suami wanita yang diduga telah melakukan perselingkuhan tersebut melihat kamar kos dalam keadaan pintu tertutup. Petugas langsung menggerebeknya dengan mengetuk pintu kamas kos tersebut.

“Saat pintu kamar kos dibuka didapati sepasang wanita dan laki laki lain, saat mengetahui tersebut warga sekitar merasa geram dan ingin menghakiminya, namun petugas berhasil meredam emosi warga dengan langsung mengamankan pasangan yang berselingkuh tersebut ke mako Satpol PP Kota Kediri guna menghindari amuk massa,” jelasnya.

Lebih lanjut Nur Khamid menuturkan saat melakukan penggerebekan BS suami wanita yang berinisial ENM tersebut ikut melakukan penggerebekan sambil menggendong anaknya yang masih kecil.
“Penggerebekan tersebut dilakukan oleh petugas Satpol PP beserta warga sekitar serta suami pelaku sekitar pukul 02.45 WIB,” lanjutnya.

Nur Khamid mengatakan terkait PIL (pria idaman lain) tersebut merupakan warga Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri yang berinisial MRU (31).

Dalam kasus perselingkuhan tersebut, Nur Khamid menjelaskan bahwa solusi terbaik adalah dari masing-masing pihak keluarga.

“sedangkan untuk pemilik rumah kos, akan dipanggil untuk diminta keterangannya. Jika ditemukan unsur pembiaran untuk tindak asusila, maka akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.(yy)