berita DAERAH

Rumah Terbakar, Seorang Kakek Tewas Terpanggang Didalamnya

Kediri, demonstran.com – Seorang kakek 80 tahun warga Dusun Pojok, Desa Plemahan, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri tewas terpanggang si jago merah, Sabtu, (10/8) pukul 02.30.WIB.
Kejadian itu bermula saat rumah Sukiyan (korban, Red.) terbakar hebat. Lantaran tertidur lelap, korban tewas seketika di lokasi kejadian.
Dari keterangan saksi di lokasi kejadian, Istri korban (80) Suparmi. Sekira Pukul 02.00 WIB,  berteriak meminta tolong karena rumahnya terbakar. Mendengar teriakan minta tolong, sejumlah tetangga mendekat untuk memberikan pertolongan dan berupaya memadamkan api yang sedang berkobar dengan alat seadanya.
Karena api terus membesar, warga dan perangkat desa selanjutnya meminta bala bantuan kepada Petugas Pemadam Kebakaran (PMK). Begitu api bisa dipadamkan, petugas kaget menemukan Jasad Sukiyan yang telah dalam kondisi mengenaskan disela-sela puing bangunan yang terbakar.
“Saya melihat rumah sudah terbakar, saya lari keluar minta tolong, tapi api sudah besar,” Ucap Suparmi sambil menahan tangis karena suaminya telah meninggal.
Sementara itu, menurut keterangan Kasi Humas Polsek Plemahan, Aipda Andhik Susilo. Korban sekaligus pemilik rumah, Sukiyan beberapa jam sebelum kejadian sempat diketahui tengah merokok dan membuang putung rokok di tumpukan jerami didalam rumah.
Hal tersebut diperkuat keterangan istri korban yang melihat suaminya sering merokok didalam rumah. “Dugaan sementara korban tewas didalam rumah akibat terbakar, karena sebelumnya ia diketahui membuang putung rokok didekat tumpukan jerami didalam rumah. Diketahui, jerami-jerami tersebut memang biasa ditumpuk di dalam rumah sebagai makanan hewan ternak,” Jelas Aipda Andhik.
Lebih lanjut Andhik menambahkan, atas kejadian ini, selain menyebabkan 1 korban meninggal dunia. Juga menyebabkan rumah korban hangus terbakar tak bersisa. “Rumah korban hangus. Ini dikarenakan lantaran rumah korban terbuat dari bambu yang membuat kerangka rumah korban mudah terbakar.
Saat ini jasad korban berada di Ruang Jenazah RS Bhayangkara Kota Kediri untuk keperluan Visum Et Repertum.(glh)