berita DAERAH

Pria Asal Pare Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Saat Curi Pepaya

Kediri, demonstran.com –  Keterangan kematian seseorang di tengah sawah di kecamatan Pesantren Kota Kediri disampaikan Kapolsek Pesantren, Kompol Paidi Sudiarto, SH, saat membeberkan kronologinya.
Kapolsek Pesantren menceritakan jika kasus pencurian itu diduga dilakukan pada Minggu malam (30/6/2019) saat warga tengah terlelap tidur. Diduga pencuri tersebut Joko (69), warga asal Bendo Pare, Kabupaten Kediri. Ia mencoba melakukan pencurian di kebun atau persawahan milik saudara Slamet warga Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri .
Jenazah Joko ditemukan tewas pada keesokan harinya, Senin (1/7) oleh warga setempat yang pada saat itu hendak menebang tebu disekitar lokasi ditemukan jenazah (disekitar lokasi kejadian juga dikelilingi tanaman tebu,red.). “Almarhum ini memang sebelumnya menetap di Kelurahan Banaran. Namun pindah di daerah Bendo Pare mengikuti istrinya yang mempunyai tempat tinggal disana,” ujar Kapolsek Pesantren kepada Demonstran.com saat ditemui di lokasi kejadian.
Masih kata Kapolsek, dari hasil identifikasi sementara tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh jenazah. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sedangkan untuk penyebab kematian dari saudara Joko ini masih dilakukan identifikasi lebih lanjut, baik melakukan otopsi maupun mencari informasi lebih mendalam terhadap keluarga jenazah,” ungkapnya.
Sementara itu dari hasil olah tempat kejadian perkara atau TKP. Polisi menemukan barang bukti berupa pepaya yang telah di masukkan kedalam karung putih, dimana letak dari pada pepaya-pepaya tersebut berada disamping jenazah Joko meninggal. Kemudian Polisi pun juga menemukan sepeda motor milik Joko yang lokasinya juga tak jauh disana. “Sejumlah barang bukti yang ditemukan oleh kepolisian ini mengarah pada tindakan pencurian. Kita duga, Joko melakukan tindak pidana pencurian di tempat ini. Hal ini juga didukung dari informasi yang di dapat dari data kepolisian termasuk pernyataan domisili saat tempat tinggal jenazah yakni berada di Bendo Pare, Kabupaten Kediri,” paparnya. (glh/dr)