berita DAERAH

Polda Jatim Ambil Data Antemortem Keluarga Korban Sriwijaya Air di Kabupaten Kediri

Kediri, demonstran.com – Seiring perkembangan penemuan jasad yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Kini kepolisian tengah melakukan pengambilan data antemortem terhadap keluarga korban untuk dilakukan pencocokan data.

Seperti yang dilakukan Polda Jatim hari ini, Senin (11/1/20) mendatangi rumah keluarga korban penumpang Pesawat Sriwijaya Air untuk melakukan pengambilan data antemortem yang beralamatkan di Kabupaten Kediri.

Yurika Artanti, Pembina Kaur Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (biddokes) Polda Jatim mengatakan, jika saat ini Biddokes tengah berada di Kabupaten Kediri untuk menemui keluarga dari korban Pesawat Sriwijaya Air bernama Rahmania Ekananda (40).

“Hari ini Tim Biddokes Polda Jatim sudah menemui keluarga Rahmania Ekananda untuk pengambilan data,” katanya kepada Demonstran.com.

Yurika menyatakan, data yang diambil Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Jatim adalah data antemortem dan sampel DNA terhadap ibu kandung dari keluarga korban.

“Antemortem sendiri adalah pengumpulan riwayat dan data korban sebelum meninggal. Sedangkan, setelah pengambilan data antemortem dan sample DNA ini langsung kita serahkan ke Posko antemortem di RS Polri RS Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Nanik Mardiyah, selaku ibu kandung Rahmania Ekananda berharap setelah dilakukan pengambilan data ini semoga segala urusan bisa cepat selesai.

“Harapan besar kami semoga segala urusan dapat segera selesai termasuk penemuan anak dan kedua cucunya yang saat itu berada dalam penerbangan pesawat itu,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, seiring kabar viral terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak menimbulkan duka mendalam bagi keluarga besar Nanik Mardiyah, warga Jl Yos Sudarso Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Di mana, Nanik telah kehilangan anak perempuan dan kedua cucunya yang benama Rahmania Ekananda (40 tahun selaku anak pertamanya) dan 2 cucunya yakni Fazila Amara (6 tahun) dan Fathima Azaoina (2,5 tahun) yang ikut dalam penerbangan pesawat SJA 182 yang diketahui hilang kontak di perairan kepulauan seribu pada Sabtu (9/1/2021) kemarin.

Saat itu, Rahmania Ekananda bersama dua anaknya berniat untuk menyusul suaminya yang notabene seorang anggota Perwira AU yang saat ini bertugas di Lanud Supadio pontianak.(glh)