berita KRIMINAL

Pencuri Kamar Kos Kampung Inggris Dibekuk

Kediri, demonstran.com – Satreskrim Polres Kediri berhasil meringkus pelaku pencurian yang biasa beraksi di kawasan kursus bahasa asing Kampung Inggris Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (6/1).

MF (20) yang merupakan mahasiswa yang kursus bahasa asing harus berurusan dengan petugas. MF diduga telah melakukan tindak pidana pencurian di Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. MF melakukan tindakan pencurian di tiga lokasi yang berbeda.

AKBP Lukman Cahyono, Kapolres Kediri mengatakan bahwa aksi pencurian tersebut, pertama kali dilakukan oleh pelaku pada tanggal 30 Desember. Pelaku melakukannya di salah satu tempat kos yang berada di Jalan Anyelir. Berdasarkan keterangan pelaku di lokasi tersebut dia mengambil satu unit telepon genggam merek Vivo, dan telepon genggam hasil curian tersebut hingga pelaku ditangkap masih digunakan oleh pelaku.

“Berdasarkan laporan korban pencurian, petugas kemudian melakukan pelacakan dan berhasil melacak keberadaan telepon genggam tersebut dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dan dari hasil lidik, ternyata pelaku tidak hanya sekali dalam melakukan aksinya,” ujar Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono saat konferensi pers, Selasa (7/1).

Kapolres Kediri menambahkan bahwa pada 31 Desember 2019 sekitar pukul 24.00 WIB di tempat kos lainnya yang berada di Desa Tulungrejo, pelaku juga melancarkan aksi pencurian. Adapun barang yang diambil yakni satu unit jam tangan warna hitam merek Honey dan satu unit telepon genggam merek Xiaomi.

Aksi pencurian tersebut tidak berhenti sampai disitu saja, namun pelaku melakukan aksinya kembali pada 5 Januari 2020 sekira pukul 14.00 WIB di kamar kos yang berada di Jalan Brawijaya Desa Tulungrejo. Dari kamar kos tersebut pelaku berhasil mengambil satu tas kamera warna hitam beserta satu unit kamera digital merek Canon type Eos 600D, satu unit lensa merk Canon EFS 55-250MM, satu unit lensa FIX 50 MM, satu unit Hood lensa, dan satu charger baterai Canon LC-E8E.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku telah menjual hasil barang curiannya tersebut yakni ke salah satu penyedia jasa rental kamera yang ada di Desa Tulungrejo.

“Semua hasil curian tersebut oleh pelaku telah dijual, seperti halnya Telepon genggam merek Xiomi dan jam tangan, telah dijual kepada penyedia jasa rental kamera dan orang lain,” ucapnya.

Menurut AKBP Lukman Cahyono, pelaku dalam melancarkan aksinya terbilang sangat lihai. Hal ini terbukti saat melancarkan aksinya pelaku tidak merusak kunci kamar kos sama sekali. Namun pelaku sebelum melakukan aksinya dengan melakukan pengamatan lokasi kos akan menjadi targetnya. Nah, saat penghuni kos ke luar dan tidak mengunci pintu kamar kosnya, pelaku langsung melancarkan aksinya.

Penghuni kos yang menjadi korban pencurian akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kediri.

” Korban yang merasa kehilangan langsung melaporkan kejadian tersebut hingga pelaku berhasil ditangkap dan diamankan ke Polres Kediri,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 (tujuh) tahun penjara.(yy)