berita DAERAH

Pembacaan Duplik, Kuasa Hukum Yakin Suherman Bebas

Kediri, demonstran.com – Kasus penipuan yang dilakukan Mantan Camat Kras Suherman kembali digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri dengan agenda pembacaan duplik.

Tim kuasa hukum Suherman menyampaikan duplik dalam sidang lanjutan dugaan penipuan kasus jual beli jabatan perangkat desa di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri. Tim kuasa hukum kembali meminta agar Suherman divonis bebas.

Saiful Arifin, SH.MH penasehat hukum terdakwa Suherman mengatakan bahwa duplik merupakan tangkisan atas replik yang diajukan Jaksa Penuntut Umum.

” Sidang kali ini dengan agenda pembacaan duplik yang merupakan rangkaian sidang dari pembacaan pledoi, dan duplik merupakan hak dari terdakwa,” terang Saiful Anwar, usai sidang, Senin (22/2).

Lebih lanjut Saiful Anwar mengatakan bahwa intinya, kami selaku penasehat hukum terdakwa Suherman mempunyai keyaninan bahwa terdakwa bebas karena terdakwa tidak terbukti bersalah di fakta pesidangan.

“Pada sidang duplik, kami menolak replik jaksa penuntut umum dan kami tetap bersikukuh mengacu pada pledoi yang sudah kita buat bahwa terdakwa tidak bersalah dan harus dibebaskan,” lanjutnya.

Selanjutnya Saiful mengatakan sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda putusan. Dalam hal ini tim penasehat hukum berkeyakinan bahwa terdakwa akan bebas.

” Kami yakin jika klien kami Suherman akan bebas,” ucapnya.

Sementara itu, Sutrisno SH salah satu penasehat hukum Suherman menambahkan bahwa tim penasehat hukum maupun terdakwa punya ekspektasi besar bahwa terdakwa itu harus dibebaskan.

“Kami berharap, atas kebijakan Majelis Hakim dengan kewenangannya agar terdakwa dapat dibebaskan dan lepas demi hukum,” ucap Sutrisno SH.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Suherman dengan pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan.

JPU meminta majelis hakim menyatakan Suherman bersalah melakukan penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 358

Sidang Suherman akan kembali dilanjutkan pada Senin depan yakni tanggal 29 Februari 2021 dengan agenda pembacaan vonis atau putusan.(yy)