berita DAERAH

Pedagang Yang Tidak Mau Tempati Pasar Setono Betek,  Ijinnya Terancam Dicabut

Kediri, demonstran.com – Banyaknya pedagang yang tidak mau menempati los atau kios yang berada di Pasar Setono Betek Kota Kediri, membuat PD Pasar mengambil langkah tegas.
Hal ini disampaikan oleh Direktur PD Pasar Pasar Kota Kediri Ihwan Yusuf. Ia mengaku akan melayangkan surat peringatan (SP) kepada para pedagang yang tidak segera menempati pasar.
“Kita berikan surat peringatan terhadap para pedagang yang membandel. SP tersebut akan kami layangkan sebanyak 3 kali. Jika tidak ada perkembangan, mereka akan kami coret dan kita ganti terhadap pedagang yang mau untuk menempati pasar,” ujarnya saat dikonfirmasi Demonstran.com, melalui telepon, Jum’at (6/10).
Ihwan menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menurunkan SP 1 tertanggal 21 September kemarin terhadap para pedagang. “SP 1 sudah kita kirimkan ke rumah para pedagang secara langsung. Kita lihat selama 1 bulan ke depan. Bila tidak ada perkembangan atau menunjukkan kemauan mereka untuk kembali menempati kios maupun los yang sudah disediakan, maka mereka akan kita turunkan kembali SP 2 begitu seterusnya hingga batas terakhir SP 3 kita keluarkan, barulah kita mengambil langkah tegas dengan mencabut izin pedagang untuk menempati kios maupun los yang ada di Pasar Setono Betek,” ungkapnya.
Ihwan menyebut, ada sebanyak 118 pedagang yang sejauh ini tidak beroperasi. Dengan rinciannya 50 pedagang yang menempati kios. Sedangkan sisanya sebanyak 68 orang berjualan di los.
Ihwan mengatakan, pemberian SP 1 tersebut bukan tanpa alasan dan pertimbangan. Sebab, sejak pasar Setono Betek khususnya Blok A mulai diresmikan pada 18 Oktober 2018 kemarin, para pedagang tak kunjung mau menempati lokasi yang telah disediakan.
Selain itu, Ihwan mengungkapkan, jika PD Pasar tak kunjung segera mengambil langkah tegas. Maka kondisi pasar yang kosong itu rawan untuk diperjual belikan atau beralih tangan. Dari kekhawatiran itu, pihaknya mengambil langkah tegas. Apalagi berhembus kabar, jika ada salah satu lapak yang telah diperjualbelikan.
“Berhembus kabar seperti itu. Hal itulah yang menjadikan kekhawatiran kami. Semoga dengan langkah ini, mampu menuntaskan permasalahan yang ada di Pasar Setono Betek dan berimbas pada kelangsungan pasar yang kembali menjadi jantung pusat perbelanjaan. Semoga saja dan minta doanya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, ada sebanyak 424 pedagang yang ada di bangunan baru Blok A Pasar Setono Betek. Dengan masing-masing rinciannya, lantai satu terdapat 58 kios dan 140 pedagang los, dengan peruntukan pedagang seperti konveksi, pracangan, buah, sayuran dan obat. Sedangkan di lantai dua terdapat 70 kios dan 124 pedagang los, dengan peruntukan pedagang seperti, gerabah, abrakan, rombeng, dan warung makanan.(glh)