berita POLITIK

Para Tokoh Berebut Daftar Cabup Rekom PDIP 

Kediri, demonstran.com – Pertarungan memperebutkan kursi sebagai orang nomor satu di Kabupaten Kediri dalam Pilkada 2020 mendatang diperkirakan akan berlangsung sengit. Mengingat beberapa calon kuat mulai muncul dan mendaftar diri di sejumlah partai politik sebagai kendaraan politiknya dalam maju di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Tidak terkecuali hadirnya Adi Suwono pemilik Hotel Bukit Daun Kediri. Dengan didampingi anaknya Regina Nadya, Adi Suwono mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan untuk melakukan pengambilan formulir sekaligus mengumpulkan pemberkasan sebagai prasyarat pendaftaran.

Datang pada pukul 12.00 WIB, Sabtu (14/9), Adi Suwono disambut oleh jajaran pengurus DPC PDIP, termasuk Dodi Purwanto selaku sekretaris partai berlogo banteng moncong putih ini.

Saat ditanya mengenai alasannya maju dalam kontestasi Pilbup kali ini, pihaknya mengaku adanya dorongan dari masyarakat yang menghendaki agar dirinya maju dalam pemilihan Bupati Kediri.

“Ada beberapa alasan yang mendasari saya maju. Pertama adanya dorongan dari kalangan masyarakat yang menginginkan saya untuk maju, kedua adanya dorongan intern partai, mengingat saya juga sebagai kader di PDIP Kabupaten Kediri,” ujarnya kepada demonstran.com.

Maju menjadi kandidat Pilbup, Adi Suwono pun memiliki jargon yang akan memanaskan peta persaingan antar calon yakni dengan mengangkat jargon “Budaya dalam Kebhinekaan di Kabupaten Kediri. “Kami tahu Kabupaten Kediri ini adalah sebuah daerah yang bersejarah. Maka dari itu kita wajib nguri-nguri budaya lokal yang ada. Bersamaan dengan itu di tanah Kediri ini mari kita jalani dan bangun Kabupaten Kediri dengan berasaskan rasa Kebhinekaan, rasa yang satu rasa yang sependapat dalam membangun daerah ini,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto memastikan kelengkapan berkas administrasi yang diberikan Adi Suwono sebagai pendaftar terakhir. “Untuk kelengkapan administrasi sudah lengkap,” jelasnya.

Untuk tahap selanjutnya, mengingat hari terakhir pendaftaran, Dodi menjelaskan adalah proses validasi.

“Setelah ini kami periksa administrasi dan tanggal 16 kita setorkan ke DPD. Selain di DPC, pendaftaran juga boleh di DPD atau DPP mulai 9 sampai 14 September. Tahap selanjutnya tanggal 17-20 dilakukan fit and proper test dan itu kewenangan DPD, selanjutnya pleno DPD 22 September, dan rekomendasi kewenangan dari DPP,” ungkapnya.

Sebagai informasi, antusias pejabat yang masih aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk bersaing berebut rekom PDIP pada Pilbup Kediri tahun depan sangat besar. Sejak dibuka masa pendaftaran sampai sekarang, sudah ada 10 orang yang mengambil formulir.

Dodi Purwanto mengemukakan, beberapa nama pendaftar yang sudah mengambil formulir, diawali Wakil Bupati Kediri, H Masykuri Ikhsan. Lalu, ada Habib, Syaifudin, disusul Drs Mujahid yang menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, bersama Eko Ediono, Sapta Anduruisworo mantan Ketua KPU Kabupaten Kediri, Adi Suwono, Subani dan H. M Ridwan dan Bondan. (glh)