berita DAERAH POLITIK

PAN Munculkan Calon Wawali Tunggu Pandemi Covid-19 Reda

Kediri, demonstran.com – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kediri masih tunggu situasi masa pandemi Covid-19 reda untuk lakukan rapat harian internal partai.

Rapat harian tersebut dilakukan sebagai bentuk penjaringan siapa nama yang akan didorong maju untuk mengisi kursi jabatan wakil walikota Kediri yang saat ini kosong paska ditinggal almarhum Lilik Muhibbah.

“Untuk menggelar rapat harian kita masih menunggu situasi Covid-19 reda. Karena kita ketahui, situasi di Kota Kediri masih ada terdapat tambahan pasien positif corona dan saya rasa hal itu cukup riskan apabila kita bersikukuh untuk menggelar sebuah rapat yang pastinya melibatkan banyak orang,” kata Abdul Bagi Ketua DPD Partai PAN Kota Kediri saat dikonfirmasi melalui telepon, Jum’at (3/7).

Menurut Abdul Bagi, sebenarnya dirinya menginginkan agar rapat harian tersebut segera dilakukan, namun lagi-lagi karena faktor pandemi corona membuat dirinya mengurungkan niatnya karena tak mau mengambil resiko.

Dikatakan oleh Abdul Bagi, meski rapat harian belum dilakukan, namun dirinya menyebut jika di internal partainya (kader) telah terdapat dua nama yang mempunyai niatan untuk mencalonkan diri sebagai wakil walikota Kediri.

“Dua nama tersebut adalah Reza Darmawan dan Agus Pujiadi selaku bendahara DPD Partai PAN. Bisa jadi saat rapat harian dilakukan, maka akan ada banyak kader yang bisa jadi memiliki sahwat yang sama untuk maju,” terangnya.

Abdul Bagi mengatakan, setelah rapat harian digelar, nantinya juga masih ada asa tenggang waktu untuk melaksanakan rapat pleno berikutnya. Setelah dilakukan pleno. Maka hasilnya akan dilanjutkan ke pusat. Sedangkan DPD PAN hanya menunggu hasilnya.

Lebih lanjut, Abdul Bagi menambahkan, jika setelah mendapatkan nama yang telah disetujui oleh pusat, maka Partai PAN akan berkoordinasi atau menjalin komunikasi dengan Partai Nasden. Pasalnya, keduanya merupakan partai pengusung pasangan calon Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah di Pilkada 2019 lalu.

“Nah, di sini dengan penyodoran nama tersebut (akan dilihat) apakah Nasdem otomatis dapat mengajukan nama sendiri,” terangnya.

Apabila memang kedua partai pengusung sama-sama memiliki kandidat calon wawali, maka keputusan ada di DPRD. Mereka akan melakukan rapar paripurna untuk memilih wakil walikota.(glh)