berita DAERAH

Ops Patuh Semeru 2019, 1.600 Pelanggar Ditilang, Didominasi Pelajar

Kediri, demonstran.com – Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh demonstran.com dari Kasatlantas Polres Kediri Kota menunjukkan, sejak diberlakukannya ops Patuh Semeru di wilayah hukum Polres Kediri Kota dari jumlah yang tertilang sebanyak 1.600 pelanggar lalu lintas, 50% persen lebih didominasi oleh para pelajar.
Sedangkan paling banyak ditemukan pelanggarannya adalah tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Terhitung ada 1.600 lebih pelanggar. Sedangkan separuhnya dari jumlah itu didominasi oleh pelajar. Bisa dikatakan untuk pelanggar kategori anak dibawah umur masih minus,” kata AKP Ahmad Risky, Kasatlantas Polres Kediri Kota, Minggu (8/9).
AKP Risky mengatakan, dari jumlah yang berhasil terekap, rata-rata dalam sehari polisi mencatat 200 pengendara motor maupun mobil melakukan pelanggaran. “Meski jumlahnya masih terbilang banyak. Namun dalam Ops Patuh Semeru ini kita gerakkan secara masif. Hal inipun bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berkendara bagi masyarakat Kota Kediri.” tegas Kasatlantas.
Selain pelanggaran karena tidak mempunyai SIM, pelanggaran yang banyak dilakukan masyarakat adalah tidak memakai helm saat berkendara.
“Karena kita temui, selain pelanggaran SIM, disitu masih banyak kita temui para pengendara yang tak mengenakan helm saat perjalanan. Tentu saja ini riskan terhadap keselamatan para pengendara,” ungkapnya. (glh)