berita POLITIK

Nasdem Ngotot, Jika Wawali Adalah Jatahnya

Kediri, demonstran.com – Ketua DPD Partai Nasdem Kota Kediri Nafis Kurtubi mengklaim, jika pengisian kursi jabatan Wakil Walikota Kediri yang saat ini kosong pasca ditinggal pergi almarhum Lilik Muhibbah merupakan hak sepenuhnya milik partai Nasdem.

Hal ini dikatakannya seusai gelar rapat paripurna pemberhentian jabatan Wakil Walikota Kediri yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Kediri, Jum’at (10/7).

Dikatakan olehnya, sebagai partai pengusung pasangan calon Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah pada Pilkada 2015 lalu, Nasdem berhak mengusulkan nama calon untuk menduduki kursi strategis sebagai AG 2.

“Wawali ini merupakan jatahnya Partai Nasdem. Mengingat, Walikota Kediri saat ini dijabat oleh Abdullah Abu Bakar yang notabene perwakilan dari Partai PAN,” ungkapnya.

“Jadi wajarkan kalau kita ngotot jika Wakil Walikota Kediri adalah jatahnya Partai Nasdem. Walikota dari PAN Wakilnya dari Nasdem,” paparnya.

Disinggung mengenai siapa calon yang akan didorong maju oleh Partai Nasdem untuk menduduki kursi kosong tersebut, Nafis mengaku semua kader mempunyai kesempatan yang sama untuk maju.

“Semua kader memiliki kesempatan yang sama. Namun untuk menetapkan siapa yang akan maju untuk pengisian jabatan wakil walikota ini akan kita lakukan rapat harian di internal terlebih dahulu untuk kita lakukan penjaringan, dan selanjutnya semua kita serahkan oleh DPP siapa yang akan ditunjuk,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan regulasi yang mengatur, hanya partai pengusung yang dapat menyodorkan nama calon untuk pengisian kursi jabatan wakil walikota Kediri. Dalam hal ini ada dua partai pengusung yang saat itu mendukung pasangan Mas Abu – Ning Lik sebagai kendaraan politik di Pilkada 2015 kemarin yakni Partai PAN dan Partai Nasdem.(glh)