berita Olah Raga

Menang Lawan Persiba, Persik Kediri Kembali Rebut Puncak Klasemen 

Kediri, demonstran.com – Persik Kediri kembali rebut posisi puncak klasemen sementara group timur dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia 2019, setelah berhasil mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor akhir 2 – 0 pada laga yang dimainkan di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Kamis 19 September 2019.

Atas kemenangan ini Persik Kediri berhasil menggeser tim kesebelasan Mitra Kukar yang sebelumnya memuncaki klasemen dengan torehan 26 poin. Sedangkan Persik Kediri, atas raihan kemenangan ini mendapat tambahan poin 3 yang sekarang menjadi 27 poin.

Gol masing-masing dalam pertandingan kali ini diborong oleh striker andalan Persik Kediri Septian Satria Bagaskara di menit 57′ dan 67′.

Budiardjo Thalib, Pelatih Persik Kediri mengaku bersyukur atas raihan tiga poin yang berhasil diperoleh oleh skuat besutannya. “Alhamdulillah, sesuai target, kami bisa meraih poin penuh dalam laga kali ini menghadapi Persiba Balikpapan. Terus terang, saya mengapresiasi atas kerja keras para pemain yang sudah bersusah payah berjuang meraih kemenangan,” ujarnya kepada Demonstran.com saat ditemui seusai pertandingan.

Pelatih berusia 48 tahun itu menilai, jika permainan anak asuhnya berangsur baik. Mulai dari transisi pertahanan ke pola penyerangan. “Saya melihat, transisi anak-anak berjalan disini. Mereka bermain sangat bagus. Bola-bola cepat serta perpaduan umpan lambung terlihat. Ball position hampir selalu kita kuasai pada setiap laga pertandingan yang kita jalani,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan, tren positif ini mampu kita jaga ritmenya, dan kami akan berjuang lebih keras lagi demi kemajuan tim,” ucapnya.

Sementara itu, bermain di Stadion Brawijaya, Kediri, bukan hal mudah untuk Faris Adhitama dkk. memetik kemenangan sore itu. Babak pertama, mereka sempat kesulitan membongkar barisan pertahanan Beruang Madu yang digalang oleh Ngurah Wahyu Trisnajaya dan Imam Mahmudi. Upaya Bagas mencetak gol selalu kandas. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Perubahan skema permainan dilakukan Budiardjo Thalib di babak kedua. Terbukti, strategi ini mampu menjadi kunci pemecah kebuntuan. Septian Satria Bagaskara mampu mencetak gol pertamanya di menit ke 57 melalui sontekannya. Kemudian, 10 menit berselang, Bagas kembali menghukum kesalahan Riki Pambudi, kiper Persiba dengan tandukannya.

“Dibabak pertama memang instruksi saya menekan, kenapa? Karena kami ingin merebut poin setelah di Papua kami tidak mampu merebut poin penuh. Disini pemain-pemain saya sempet tegang di babak pertama lantaran menjadi beban atas target harus memetik poin penub tersebut. Akan tetapi di babak kedua anak-anak lebih bermain lepas dan alhamdulillah mampu cetak gol,” kata Budiardjo Thalib usai laga.

Perubahan yang dimaksud Budi, adalah menginstruksikan Edo untuk berpindah posisi dari bek kiri ke winger untuk membantu serangan. Edo dinilai memiliki kecepatan yang tinggi. Sementara kekosongan bek kiri, Budi memasukkan Yusuf Meilana yang memiliki posisi murni sebagai bek.

“Alhamdulillah, dari Edo dua gol terjadi, Bagas menyelesaikan,” imbuhnya

Sementara itu, meski berat, Persiba Balikpapan yang tengah berjuang menembus papan atas harus mengakui keunggulan tim tuan rumah. Jarot Supriyadi, Pelatih Kiper Persiba mengatakan, anak asuhnya gagal memanfaatkan sejumlah peluang tebuka untuk menjadi gol.

“Memang secara teknis dilapangan, peluang-peluang kita belum bisa mamanfaatkan walaupun sudah terbuka. Tetapi apa yang dilaukukan Persik, memanfaatkan peluang yang ada untuk memenangkan pertandingan,” katanya

Jarot juga meminta maaf kepada warga Balikpapan dan para pendukung setianya, atas hasil buruk ini.

“Berat buat kami. Hasil yang dicapai belum bisa menampilkan nilai yang kita inginkan. Kami seluruh pemain dan crew official meminta maaf kepada warga Balikpapan yang sudah mensupport kami disini,” pungkasnya. (glh)