berita KRIMINAL

Membeli Dengan Bukti Transfer Palsu, Dilaporkan Polisi

Kediri, demonstran.com – IK (36) Warga Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri,  diamankan pertugas Unit Reskrim Polsek Kediri Kota. IK diduga telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap beberapa pedagang pasar grosir Kota Kediri.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, mengatakan bahwa pelaku sebelumnya datang ke pasar grosir untuk membeli 12 karung cabai besar dengan berat 673 kilogram, milik M. Zuhri Wafa. Dengan harga Rp 7.750.000.

“Pelaku ini awalnya datang ke pasar grosir dan hendak membeli dagangan milik M Zuhri berupa cabai besar dengan berat 673 kilogram,” terang AKP Kamsudi, Rabu (24/6).

Pelaku selain membeli cabai milik M. Zuhri, lanjut AKP Kamsudi,  juga membeli cabai milik M. Warizain sebanyak 6 karung cabai rawit dengan berat 251 kilogram dengan harga Rp 2.776.000, serta 5 karung kentang seberat 365 kilogram dengan harga Rp 2.259.000, milik Ahmad.

“Pelaku saat itu mengaku jika barang tersebut hendak dikirim ke Hongkong dan akan membayarnya dengan melalui transfer, pelakupun meminta nomor rekening kepada para pedagang tersebut (korban, red),” lanjutnya.

Ketiga pedagang tersebut percaya dan tidak menaruh rasa curiga terhadap pelaku sehingga memberikan nomor rekeningnya dan agar ketiga pedagang tersebut percaya, pelaku mengirim bukti transfer melalui pesan Whatsapp (WA) kepada para pedagang tersebut.

Sesuai permintaan pelaku, barang pesanan tersebut supaya dikirim ke Jalan Brigjen Katamso dekat tempat kos.

“Setelah barang tersebut dikirim, ternyata pelaku tidak mentransfer uang pembelian barang tersebut dan bukti transfer yang dikirim pelaku melalui WA palsu yang hanya akal-akalan pelaku untuk menipu korban,” ucapnya.

Merasa tertipu atas perbuatan pelaku, dan merasa tertipu, ketiga pedagang tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kediri Kota.

“Petugas yang mendapatkan laporan atas kejadian tersebut langsung melakukan serangkaian penyidikan dan berhasil memgamankan pelaku,” jelasnya. 
Atas perbuatan pelaku para pedagang mengalami kerugian materiil sebesar Rp 12.785.000.

“Saat ini, pelaku masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku diduga telah melakukan tindakan pidana penipuan akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP,” pungkasnya.(yy)