berita POLITIK

Masykuri Ambil Formulir Bakal Cabup PDIP

Kediri, demonstran.com – Dinamika politik menjelang Kontestasi Pemilihan kepala daerah Kabupaten Kediri 2020 mulai terlihat. Wakil Bupati aktif Masykuri Ikhsan mengambil formulir pendaftaran penjaringan Bakal Calon Bupati Kediri yang akan datang di kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri, Kamis (5/9/2019).
Sebelumnya, Masykuri Ikhsan menjabat sebagai Wakil Bupati Kediri Periode 2015-2020 diusung oleh koalisi PDIP, PKB, Partai  Golkar, Partai Demokrat, PPP serta PBB.
Didampingi beberapa orang dengan membawa Mobil, Wabup Masykuri mengambil formulir pendaftaran.
“Pertama saya sudah mengabdi di PDIP ini secara fisik sejak menjadi wakil bupati sejak 2010 hingga sekarang, kami rasakan sampai saat ini masih banyak hal yang harus dibenahi saya kedepan. Karena PDIP membuka pendaftaran maka saya bersama teman menyiapkan diri untuk mendaftar di partai ini serta menitipkan diri melalui PDIP.” Jelas Maskuri saat wawancara.
Ia menjelaskan, Keinginannya maju sebagai Bupati murni untuk kepentingan rakyat Kabupaten Kediri dan memajukan Kediri yang selama ini ikut ia atur.
“Yang mendorong saya ini murni dari diri saya sendiri ingin bejuang untuk masyarakat melalui jabatan Bupati. Sebab seperti yang kita tahu Kediri ini butuh dikembangkan dengan baik. Saya lahir sebagai birokrat hampir 10 tahun saya mendampingi Bupati. Insyaallah saya sudah tahu dan sudah mengenali permasalahan sehingga kedepan insyaallah bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kediri.” Ujarnya.
Ia mengaku hingga saat ini masih mempunyai cita-cita untuk memperbaiki Kabupaten Kediri dengan program-programnya sendiri. ”Sebagai kader saya optimis pihak DPP akan melihat karir yang terbaik. Saya ingin mengabdikan diri dengan tulus dan dengan ketulusan tersebut saya yakin akan bisa mengembangkan potensi kabupaten Kediri.” Ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan, apabila disetujui oleh Pihak DPP ia akan memilih berkolaborasi dengan pihak partai Internal PDIP sendiri. “Untuk wakil apabila saya disetujui nanti akan kami serahkan sepenuhnya kepada partai. Tetapi saya berharap itu nanti dari struktural partai sehingga bisa bekolaborasi  dengan saya yang sudah berpengalaman di dunia pemerintahan kita bisa berekolaborasi dalam perpolitikan.” Ungkapnya.
Untuk program apabila ia terpilih, masykuri tidak banyak berkomentar namun ia hanya berujar akan melanjutkan program-program lama yang telah berjalan dan memperbaiki program yang masih kurang sukses.
“Program kedepan meneruskan dan mencari program yang masih lemah untuk dikuatkan kembali, jangan sampai program yang sudah bagus nanti dirubah ini sudah baik untuk masyarakat. jadi pokoknya harus ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.” Pungkasnya.
Sementara itu menurut Ketua Tim Penjaringan PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, 4 September 2019 partainya melaksanakan rapat koordinasi cabang pemenangan Pilkada  2020, yang merupakan tahapan pendaftaran.
“Hari ini 5 September sampai 16 September 2020, kami melakukan pembukaan pendaftaran dan pengembalian formulir pendaftaran. Setelah itu, masuk semua 16 September akan kami validasi,” ujarnya.
“Pak Masykuri adalah yang pertama mengambil formulir dan kami berharap yang bersangkutan mengambil sendiri. Ada beberapa hal yang ada di peraturan partai nomor 24 yang harus kami sampaikan kepada yang bersangkutan. Itu pun tanpa dipungut biaya. Yang akan kami jaring minimal dua pasang,” ungkapnya.
Menurut dia, PDIP merupakan partai pelopor dan modern yang bersifat terbuka. PDIP akan melayani siapa pun yang akan mengambil formulir meskipun kapasitas sesuai dengan amanah UU No 24 Tahun 2017 karena perolehan PDI Perjuangan di atas 20 persen.
“Sebetulnya itu tertutup dan mengutamakan kader. Tapi karena kami partai terbuka, kami welcome kepada siapa pun. Setelah ini kami akan tetap validasi.
“Kriteria yang diinginkan partai otomatis sesuai dengan visi misi partai. Sesuai dengan ADRT partai, bahwasanya mau menjadi petugas partai yang mau menyerahkan dedikasinya, jiwanya untuk partai yang dalam hal ini untuk memperjuangkan wong cilik. Bagaimanapun hidup ini harus bermanfaat untuk orang lain,” ucapnya. (glh)