berita DAERAH

Masa Belajar di Rumah Ditambah, Walikota Himbau Guru Agar Beri PR Tak Berlebih

Kediri, demonstran.com – Masa belajar di rumah bagi para pelajar atau peserta didik di Kota Kediri diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini diambil atas dasar dampak virus COVID-19 yang hingga saat ini masih menjadi persoalan genting bagi Kota Kediri khususnya.

Seperti yang disampaikan oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar melalui akun ‘Instagram’-nya. Disitu, Mas Abu sapaan akrab orang nomor satu di Kota Kediri tersebut mengatakan jika masa libur sekolah bagi pelajar di Kota Kediri diperpanjang.

“Masa belajar di rumah diperpanjang. Yang tadinya sampai tanggal 5 April, sekarang diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan,” kata Mas Abu melalui akun Instagramnya pada Jum’at (3/4).

Selain itu, Mas Abu juga menyoroti, selama masa belajar di rumah diberlakukan beberapa hari kemarin dirinya mendapatkan banyak aduan dari orang tua murid terkait banyaknya tugas sekolah yang dinilai banyak dan memberatkan. Bersamaan dengan adanya aduan tersebut Mas Abu juga menghimbau kepada Bapak/Ibu guru untuk tidak memberikan Pekerjaan Rumah (PR) yang berlebih.

“Banyak orang tua yang curhat kepada saya jika banyak orang tuanya juga sekarang ikut stres karena PR-nya banyak sekali. Maka dari saya juga menghimbau kepada Bapak/Ibu guru untuk memahami persoalan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mas Abu berpesan kepada masyarakat Kota Kediri untuk tetap di rumah saja dan menerapkan social distancing.

“Kita saling mendoakan mudah-mudahan virus corona ini dapat kita lewati bersama dan tidak ada korban apapun dan kita dapar terus diberikan kesehatan yang melimpah. Tetap di rumah saja jaga kesehatan masing-masing,” tutupnya.

Sementara itu Drs. Siswanto, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri mengaku, terkait pengumuman perpanjangan masa belajar di rumah bagi peserta didik sudah ditindak lanjuti melalui surat edaran yang telah diberikan kepada kepala sekolah di masing-masing sekolah.

“Surat edaran sudah kita sampaikan di masing-masing kepala sekolah. Diharapkan, dengan bertambahnya masa belajar di rumah orang tua agar tetap aktif untuk mengawasi putra putrinya dalam menyelesaikan tugas atau belajar di rumah. Peran orang tua sangat penting dikala anak-anak belajar tanpa adanya seorang guru”.

“Tetap diingatkan untuk belajar dan diawasi. Jangan sampai masa belajar dirumah ini disalah artikan atau untuk bepergian. Tetap di rumah saja jaga kesehatan,” ungkapnya.(glh)