berita DAERAH

Mantan Camat Kras Dituntut 1 Tahun 8 Bulan

Kediri, demonstran com – Persidangan kasus mantan Camat Kras Suherman, masih terus berlangsung, kali ini memasuki persidangan tuntutan. Dalam persidangan kali ini mantan Camat Kras, dituntut 1 tahun 8 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tommi Marwanto SH, Senin (25/1/21).

Dalam tututannya Suherman hanya dijerat dengan satu pasal, yaitu pasal penipuan atau pasal 378 KUHP. Dalam hal ini dinilai memberatkan bahwa terdakwa Suherman tidak mengakui perbuatannya dan berbelit-belit saat memberikan keterangan dalam persidangan.

“Terdakwa hanya kita tuntut dengan satu pasal yakni penipuan atau pasal 378, yang sebelumnya, terdakwa dijerat pasal alternative penggelapan dan penipuan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi saat persidangan, tuntutan untuk terdakwa lebih tepat ke dugaan penipuan,” terang Tommi, kepada awak media usai persidangan.

Perlu diketahui, Suherman, mantan Camat Kras, sebelumnya dilaporkan ke polisi karena dugaan penggelapan dan penipuan saat Suherman menjadi Camat Kras, terkait dengan pengisian perangkat desa di wilayah Kecamatan Kras. Diketahui mereka sudah membayar puluhan juta. Namun, tuduhan tersebut dibantah Suherman.

Sementara itu, Penasehat Hukum (PH) Suherman, Sutrisno SH, mengatakan bahwa Suherman saat memberikan keterangan saat persidangan tidak berbelit-belit. Suherman sangat kooperatif. ” Penilaian jaksa terhadap klien saya yang dikatakan berbelit-belit saat memberikan keterangan itu hak jaksa, menurut kami terdakwa sangat kooperatif dalam persidangan dan tidak pernah berbelit-belit saat memberikan keterangan, ” ucap Sutrisno usai persidangan.

Lebih lanjut Sutrisno mengatakan jika majelis hakim dalam memutuskan kasus ini fair, kliennya seharusnya bisa bebas. Hal ini menurutnya, berdasarkan fakta-fakta saat di persidangan dan berdasarkan keterangan saksi, sangat menguntungkan terdakwa.
“Kami yakin, terdakwa bisa bebas, karena di situ unsur-unsur semuanya tidak terpenuhi selain itu kasus ini nggak jelas jadi apa yang disampaikan baik dalam dakwaan dan tuntutan ini semuanya nggak nyambung,” pungkasnya.(yy)