berita DAERAH

KPU : Belum Ada Lembaga Survei Pilbup yang Mendaftar

Kediri, demonstran.com – Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi yang didampingi oleh Nanang Qosim, komisioner divisi Partisipasi Masyarakat menghadiri undangan Bawaslu Kabupaten Kediri untuk melakukan klarifikasi terkait lembaga survei Asti yang telah merilis hasil surveinya.

Nanang Qosim mengatakan bahwa KPU Kabupaten Kediri menyampaikan klarifikasi sesuai tupoksi KPU berkaitan dengan lembaga Asti yang memang sampai hari ini lembaga tersebut belum melakukan register mendaftar di KPU Kabupaten Kediri, Rabu (19/2).

“Hingga saat ini lembaga survei Asti belum melakukan register bahkan berkomunikasipun belum pernah,” ucap Nanang Qosim.

Mengacu surat keputusan KPU Kabupaten Kediri Nomor 511 bahwa lembaga survei kemudian lembaga pemantau harus melakukan registrasi di KPU serta melampirkan company profil pimpinan lembaganya kemudian membikin surat pernyataan yang isinya satu, tidak akan merugikan salah satu paslon atau salah satu peserta pemilu, kedua hasil itu bukan merupakan hasil resmi penyelenggara tapi hasilnya masing masing.

“Lembaga survei tersebut memang belum pernah berkoalisi dengan KPU Kabupaten Kediri, bahkan hasil release pun pihak KPU tidak diberi tembusan,” ucapnya.

Apakah ada sanksi terkait dengan lembaga survei tersebut, Nanang mengatakan bahwa KPU tidak punya kewenangan. Yang jelas jika lembaga survei tidak mengikuti tahapan sebagai salah satu lembaga survei yang sudah ada.

KPU Kabupaten Kediri menganggap bahwa lembaga survey yang tidak mengikuti tahapan KPU dinyatakan lembaga survey yang tidak diakui. Menurut regulasi bahwa lembaga survei hitung cepat maupun memantau itu harus meregister dan mendaftar ke KPU dalam pemilihan Bupati ataupun Gubernur. Namun jika pemilihan presiden atau legislatif, registrasinya ada di Bawaslu.

Hingga saat ini untuk lembaga survey yang terdaftar di KPU Kabupaten belum ada namun hanya ada beberapa yang sudah datang untuk berkonsultasi. (yy)