berita DAERAH

Klaster Tarawih Bisa Menjadi Potensi Membludaknya Jumlah Positif di Kabupaten Kediri

Kediri, demonstran.com – Tak hanya klaster pabrik rokok Tulungagung yang berpotensi besar terhadap sumbangsih jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Namun kini, telah muncul klaster baru yakni klaster sholat tarawih di Desa Kedak Kecamatan Semen Kabupaten Kediri yang patut untuk diwaspadai oleh jajaran pemerintah Kabupaten Kediri. Karena bisa jadi, klaster sholat tarawih ini dikemudian hari akan menjadi ancaman serius terhadap membludaknya jumlah terjangkit positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Sejauh ini, sudah terdapat 3 orang terkonfirmasi positif Covid dari kemunculan klaster baru tersebut. 
Bukan tidak mungkin, jumlah ini akan terus bertambah, lantaran masih ada 20 orang lainnya yang berstatus reaktif yang terlibat kontak erat dari lingkup tersebut dan masih menunggu hasil swab dilakukan.

Sementara itu dr Ahmad Chotib selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri mengaku, jika swab terhadap ke 20 orang tersebut masih dalam penjadwalan Dinas Kesehatan (Dinkes). 
“Masih dijadwalkan teman-teman Dinkes. Mungkin dalam waktu dekat ini akan segera kita lakukan,” ungkapnya.

Disinggung mengenai potensi bertambahnya positif corona dari klaster ini, dr Ahmad Chotib mengaku hal itu memungkin bisa saja terjadi. 
“Semua bisa saja terjadi. Namun sekali lagi saya tak bisa berkomentar lebih banyak karena semua masih perlu menunggu hasil swab untuk kepastiannya,” terangnya.

Lebih lanjut, dr Ahmad Chotib pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap stay di rumah, kurang keluar rumah bila tak ada keperluan yang mendesak. Tetap terapkan cuci tangan dan jaga kebersihan.

“Stop munculkan klaster-klaster baru lagi,” imbuhnya.

Diketahui, untuk saat ini jumlah terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Kediri total ada 57 orang. Dimana dalam jumlah tersebut 7 orang dinyatakan meninggal dunia.(glh)