berita DAERAH

Kabupaten Kediri Kembali ke Zona Merah

Kediri, demonstran.com – Melonjaknya angka kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kediri Jawa Timur secara signifikan, membuat Kabupaten Kediri kembali berada di status zona merah (12/01).

Seiring terjadinya pergeserna zona dari oranye ke zona merah, menandakan jika saat ini Kabupaten Kediri masuk dalam kategori wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap Covid-19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr Ahmad Chotib membenarkan adanya pergeseran status dari zona oranye menjadi zona merah. Perubahan zona terjadi dilatarbelakangi oleh tingginya angka penambahan terkonfirmasi positif, kematian, dan kapasitas ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri.

“Itu penilaiannya dalam satu minggu. Untuk Minggu sebelumnya angka kasus positif sekitar 200 pasien, terjadi penambahan 300 pasien. Kasus kematian sebelumnya 20, menjadi 27 kasus. Sedangkan untuk angka pasien yang saat ini tengah mendapat perawatan juga terbilang tinggi,” ungkap dr Ahmad Chotib, saat dikonfirmasi kepada wartawan Demonstran.com melalui telepon, Selasa (12/01/2020).

Dia juga menyebut, jika penyebaran klaster keluarga lebih tinggi dibanding klaster lain, seperti perkantoran dan perusahaan. Di sisi lain, overlodnya ruang isolasi Rumah Sakit juga menjadi salah satu nilai perubahan status bahaya zona merah.

Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi tambahan untuk menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kondisi tempat hunian rumah sakit sudah melebihi standar. Langkah-langkah upaya preventif juga kita terapkan untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan,” terangnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Kediri, untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Perlu diketahui angka kasus terkonfirmasi positif covid-19 per hari Senin (11/01) di kabupaten Kediri, mencapai 2.865 pasien. Dengan rincian pasien dirawat sebanyak 307 pasien, sembuh 2335, dan meninggal 223.

“Himbauan untuk masyarakat. Mari kita bersama-sama mengurangi angka penyebaran Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.(glh)