berita Olah Raga

Juan Revi Masih Belum Menjadi Pilihan Utama

Kediri, demonstran.com – Memasuki pekan kelima kompetisi Liga 2 Indonesia 2019, Juan Revi Auriqto, pemain rekrutan anyar Persik Kediri hingga detik ini masih belum mendapatkan kepercayaan sepenuhnya oleh Budiardjo Thalib selaku pelatih kepala Persik Kediri.
Alhasil, ia pun masih sering duduk dibangku cadangan saat tim berjuluk Macan Putih tersebut berlaga disepanjang pertandingan Liga 2 yang telah bergulir.
Bila melihat sepak terjangnya di dunia si kulit bundar. Juan Revi sempat membela tim-tim besar di Liga Indonesia diantaranya, Persikoba Batu, Deltras Sidoarjo, PSS Sleman, hingga namanya semakin melambung bersama Arema Indonesia. Terakhir, pemain berposisikan sebagai gelandang bertahan ini juga sempat membela tim Semen Padang, dan pada saat itu ia pun sukses mengantarkan tim berjuluk Kabau Sirah promosi ke Liga 1 2019.
Sementara itu Budiardjo Thalib saat ditemui Demonstran.com seusai gelar latihan di Stadion Brawijaya, Sabtu (13/7) kemarin, menjelaskan alasannya mengapa ia masih belum menurunkan Juan Revi sebagai pemain starter.
“Sejauh ini saya masih mempercayakan posisi gelandang bertahan kepada Taufiq Febriayanto. Kebetulan  posisi Juan Revi sama dengan posisi yang ditempati oleh Taufiq,” ujarnya.
Budiardjo menilai, permainan Taufiq untuk saat ini terbilang luar biasa. Permainan lugas serta garang dilapangan, membuat keseimbangan di tim Persik Kediri semakin tertata, baik melakukan pola penyerangan maupun bertahan. “Anak ini saya kira luar biasa permainannya. Bagaimana pemain ini mampu meredam serangan-serangan yang datang dari kubu lawan. Selain garang, Taufiq juga mobile dalam mengatur pola penyerangan dari sektor belakang ke depan. Makanya, untuk sejauh ini saya masih dominan memilih Taufiq dibanding Juan Revi. Meski saya tahu, Juan Revi juga tidak kalah bagusnya. Namun saat ini saya kira sosok Taufiq dinilai tepat untuk mengisi posisi tersebut,” paparnya.
Meski demikian, Budiardjo tak menampik, jika suatu saat nanti kontribusi Juan Revi akan dibutuhkan dalam laga yang dilakoni Persik Kediri. “Dikubu Persik Kediri kalau saya mendiskripsikan, sebenarnya di tim ini dihuni oleh sejumlah pemain yang berkualitas.  Hampir rata-rata sama antara pemain inti dan cadangan. Jadi wajar, bila di tim ini terjadi persaingan yang cukup ketat seperti yang terjadi antara Taufiq dengan Juan Revi”.
“Saya pun sebagai pelatih, mana pemain yang benar-benar bagus akan saya gunakan sebagai starter. Dan semua bersaing secara sehat,” pungkasnya.
Sementara itu Juan Revi Auriqto, saat dikonfirmasi Demonstran.com dirinya mengaku memahami jika ini merupakan strategi yang dipergunakan oleh pelatih. “Inikan bagian strategi dari pelatih. Apapun itu saya siap apabila nanti saya diturunkan oleh pelatih,” ujarnya.
Meski demikian, Juan Revi mengakui jika di kubu Persik terdapat sejumlah pemain yang bagus terutama terhadap pemain-pemain mudanya. “Banyak pemain muda yang berpotensi disini. Wajar persaingan sengit terjadi disini dan saya memahami itu,” ungkapnya.
Juan Revi juga menyebut, jika tim sekelas Persik Kediri seharusnya berada di Liga 1 bukan di Liga 2. “Tempat Persik Kediri bukan disini. Sudah waktunya musim ini harus berada di Liga 1. Ya mudah-mudahan, kita bersama-sama untuk mewujudkan itu di musim kompetisi ini. Semoga bisa,” terangnya.(glh)