berita Olah Raga

Joko Susilo : Pilihan Tepat Persik Kediri Datangkan Andri Ibo

Kediri, demonstran.com – Keputusan Persik Kediri untuk mendatangkan Andri Ibo di sektor lini belakang Persik Kediri paska ditinggal sejumlah pemain andalannya seperti Risna Prahala Benta dan Dodi Alex Vandjin dinilai tepat.
Terbukti, penampilan Andri Ibo di dua laga bersama Persik Kediri dalam mengikuti turnamen Piala Gubernur 2020 mampu menjadi palang pintu pertahanan bagi skuat berjuluk macan putih ini menjadi tangguh.
Permainannya yang tak mau kalah ini juga mendapat pujian dari sang arsitek Persik Kediri Coach Joko Susilo.
Pelatih asal Cepu Jawa Tengah ini tak henti-hentinya memuji pemain yang baru saja di datangkan Persik Kediri dari Barito Putra ini.
“Pilihan tepat Persik Kediri mendatangkan Andri Ibo. Permainannya yang tak mau kalah ini cocok untuk menjadi palang pintu Persik Kediri di Liga 1,” kata Joko Susilo kepada Demonstran.com.
Secara permainan, memang pemain berusia 29 tahun ini menunjukkan tajinya sebagai pemain syarat pengalaman di Liga 1. Di dua laga sebelumnya bersama Persik Kediri saat melawan Persebaya Surabaya dan Madura United, peran Andri Ibo begitu sentral di lini belakang.
Beberapa kali ia pun mampu menggagalkan serangan yang coba di bangun oleh pemain lawan.
“Membaca arah bola serta covernya di lini belakang dia bagus. Tetapi di dua laga kemarin sejujurnya bila saya menilai untuk penampilan Andri Ibo masih bisa lebih baik lagi. Saya melihat potensi pada diri Andri Ibo tidak cukup disitu saja. Masih ada potensi lebih yang bisa untuk digali. Tetapi saya juga memaklumi, karena dia notabene juga baru  datang pada H-1 pertandingan”.
“Secara permainan, saya sangat yakin dengan adanya Andri Ibo di lini belakang akan membuat pertahanan Persik semakin solid,” beber Joko Susilo.
Sementara itu, saat ditemui tim liputan Demonstran.com, usai pertama kali tiba di Stadion Brawijaya pada (21/1) Andri Ibo  mengaku tertarik dengan Persik Kediri lantaran tim yang mempunyai julukan Macan Putih ini merupakan tim promosi Liga 1 musim ini dengan statusnya sebagai juara pertama di Liga 2 2019 musim kemarin.
“Tim ini saya bilang tim besar. Apalagi dengan statusnya yang berhasil meraih gelar juara di Liga 2 2019 kemarin dan sebagai tim promosi, membuat saya tertarik untuk bermain di tim ini,” ujarnya.
Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U- 23 pada 2013 kala itu mengungkapkan, jika dirinya akan berjuang dan berusaha menampilkan performa terbaiknya bagi Persik Kediri di Liga 1 nanti.
“Saya datang disini untuk membantu Persik Kediri. Dan saya akan berusaha keras agar Persik Kediri tidak menjadi tim yang hanya sekadar numpang lewat saja di Liga 1 seperti Kalteng Putra dan Semen Padang yang langsung terdegradasi setelah promosi ke Liga 1 2019,” ungkapnya.(glh)