berita REFLEKSI

Indahnya Kreasi Lukisan Sulam Pita

Kediri, demonstran.com – Dunia seni dari hasil kreasi tangan serta imajinasi mampu menghasilkan sebuah karya seni yang memiliki nilai jual tinggi. Salah satu contohnya adalah kerajinan lukisan sulam pita. Biasanya, sebuah lukisan selalu identik dengan penggunaan sebuah pensil maupun cat sebagai media dasar dalam pembuatannya.
Namun ini berbeda, dari tangan Khoirul Badiah warga Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, mampu membuat inovasi baru yakni membuat lukisan dengan bahan dasar pita dan jarum.
Saat ditemui demonstran.com di rumahnya, (13/8), Khoirul Badiah mengaku telah menekuni lukisan sulam pita ini sejak satu tahun lalu. Awal mula ketertarikannya terhadap lukisan sulam pita ini saat membeli baju yang kebetulan ada motif serta kombinasi sulam pita. Dari hal itu, ia mulai tertarik dan mulai belajar menyulam pita.
Badiah mengaku, ia mempelajari sulam pita secara otodidak, baik melalui buku dan internet kemudian dia kembangkan dan kreasikan sendiri.
Di sela-sela waktu mengurus keluarga, Badiah memanfaatkan waktu senggangnya untuk mengerjakan lukisan sulam pita yang menjadi keasyikan baru.
“Untuk sulam pita saya hanya fokus ke hiasan dinding. Untuk tingkat kesulitannya sendiri, kita harus pintar-pintar memilih bahan pita. Kalau kita kena pita yang bahannya tebal dan ukurannya lebih tebal, kalau kita sulam di media kain blaju, atau katun maka akan lebih keras menariknya. Kalau medianya kain strimin yang sudah ada lubang-lubangnya itu lebih mudah,” tutur ibu dua anak ini.
Menurutnya, untuk proses pengerjaan lukisan sulam pita  hiasan dinding tersebut, awalnya ia sket terlebih dahulu pada sebuah kain. Selanjutnya barulah ia memulai menyulam.
“Kalau untuk pengerjaan satu lukisan pita sulam macam macam ukuran, rata-rata membutuhkan tiga gulung pita, dan waktu pengerjaannya paling cepat satu minggu bahkan hingga satu bulanan tergantung jenis ukuran dan desainnya. Untuk harga paling mahal 2 juta dan paling murah dengan harga 70 ribu,” ungkap Badiah.
Diketahui, Badiah mulai menjual produknya sekitar tahun 2018. Untuk pembelinya sendiri banyak dari luar kota, karena ia menjual hasil karyanya melalui online.
Selain memproduksi hasil karya seninya, ia juga sering mengikuti pameran keluar kota, hingga sampai Jakarta. Dari hasil ketrampilan tangannya sudah banyak menghasilkan berbagai karya seni dari kerajinan lukisan pita sulam.(glh)