berita DAERAH

Harga Cabai Kian Pedas, Ini Penyebabnya

Kediri, demonstran.com – Harga cabai rawit terus alami kenaikan dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini yakni mencapai Rp 90.000 – Rp 95.000 per kilogramnya.

Padahal pada 10 hari kemarin harga cabai rawit masih di angka Rp 80.000 ribu per kilogram.

Sementara itu, Anik Sumartini selaku Kabid Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri mengaku jika melonjaknya harga cabai rawit di pasaran disebabkan oleh beberapa faktor, yakni mulai dari intensitas curah hujan tinggi yang membuat tanaman cabai layu sebelum berbuah, serangan hama dan terakhir disebabkan lantaran masa panen yang masih akan berlangsung pada bulan Maret mendatang.

Lebih lanjut, Anik mengaku, atas melonjaknya harga cabai yang kian meroket ini pihaknya dalam waktu dekat akan lakukan sidak di tingkat bawah untuk mengetahui akar permasalahan.

Sementara itu, Reni selaku pedagang pasar Setono Betek Kota Kediri mengaku dengan naiknya harga cabai yang tidak terkontrol ini membuat penjualannya menurun drastis. Ia pun berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan dan membuat harga cabai kembali normal.

“Harga yang mahal membuat penjualan menurun. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini keuangan masyarakat juga menjadi faktor utamanya. Maka dari itu, kami berharap masyarakat segera turun tangan untuk segera selesaikan kenaikan harga ini,” ungkapnya.(glh)