berita DAERAH

Hama Tikus Serang Ratusan Hektar Lahan Pertanian Di Kediri

Kediri, demonstran.com – Ledakan populasi tikus beberapa hari terakhir ini menyebabkan ratusan hektar lahan pertanian di Kabupaten Kediri alami kerusakan.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Demonstran.com di lapangan, ada 19 kecamatan dari 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri terdapat 410 hektar lahan pertanian alami kerusakan akibat serangan hama tikus.
Ledakan populasi tikus sendiri dipicu atas adanya perubahan iklim. Para ilmuwan telah memperkirakan kenaikan suhu secara global sebesar 2 derajat celcius pada akhir abad ini. Peningkatan suhu ini rupanya memberikan kondisi berkembang biak paling subur bagi tikus.
Menurut Bobby Corrigan, seorang pakar tikus dari Cornell University, menjelaskan bahwa hewan pengerat seperti tikus memiliki masa kehamilan yang sangat cepat, yaitu 14 hari. Tikus juga hanya membutuhkan waktu satu bulan setelah dilahirkan untuk bereproduksi.
Sementara itu atas adanya ledakan populasi tikus ini membuat Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri lakukan gerakan serentak penanganan dan pengendalian terhadap organisme pengganggu tumbuhan (OPT).
“Hari ini kita lakukan gerakan serentak dalam membasmi hama tikus di lokasi 19 kecamatan Kabupaten Kediri yang menjadi lokasi terdampak. Caranya dengan menggunakan perangkap dan racun tikus yang sebelumnya telah di distribusikan oleh Dispertabun kepada para petani secara gratis dan hari ini (13/2,red.) kita kembali lakukan gerakan pembasmian secara serentak,” kata Tri Retnani Yeni Astuti selaku Kabid Pengelolaan Pangan Dispertabun Kabupaten Kediri kepada Demonstran.com saat ditemui di kawasan lahan pertanian Dusun Sobo, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Sementara itu, dari hasil gerakan serentak hari ini khususnya di Dusun Sobo, ditemukan belasan tikus yang berhasil masuk ke dalam perangkap yang telah disiapkan sebelumnya.
“Ada belasan tikus yang berhasil tertangkap. Ya mudah-mudahan, dengan dilakukannya pembasmian tikus ini secara continue atau berkelanjutan, diharapkan mampu memberantas tikus-tikus yang selamai meresahkan petani setempat,” terang Tri Retnani.
Diketahui, 19 kecamatan Kabupaten Kediri yang menjadi lokasi terdampak akibat serangan hama tikus diantaranya, Kecamatan Kandangan, Kayen Kidul, Gurah, Pagu, Semen, Ngasem, Pare, Banyakan, Ngancar, Ngadiluwih, Kras, Kepung, Gampeng, Grogol, Purwoasri, Kandat, Papar, Plosoklaten dan Wates.
Sedangkan tanaman yang terdampak serangan dari hama tikus ini diantaranya Padi, Jagung dan Cabai.(glh)