berita Olah Raga

Hadiah Belum Diberikan, Persik Tagih PSSI 

Kediri, demonstran.com – Manajemen Persik Kediri kembali mengirim surat ke induk sepakbola Indonesia PSSI. Ini dikarenakan hadiah yang semestinya diterima Persik Kediri sebagai tim juara umum Liga 3 2018 kemarin belum diberikan kepada pihak penyelenggara yakni PSSI.
Diketahui, hadiah sebagai juara umum tersebut berupa uang pembinaan senilai Rp 300 juta. Tak hanya itu. PSSI juga masih berhutang kepada dua pemain Persik Kediri yang saat itu menjadi pemain terbaik dan top score Liga 3 2018 yakni Septian Satria Bagaskara sebagai top score dan Galih Akbar Febriawan sebagai pemain terbaik. Seharusnya, kedua pemain ini menerima masing-masing hadiah uang senilai Rp 15 juta, namun hingga kini 2 atlet tersebut belum juga menerima uang.
Benny Kurniawan, Manajer Persik Kediri mengaku, sebelumnya PSSI melalui Sekretaris Jendralnya yakni Ratu Tisha Destria pernah menjanjikan kepada dirinya, jika keseluruhan hadiah akan diberikan pada bulan Juni 2019. “Terakhir bilangnya seperti itu. Akan tetapi hingga memasuki awal bulan Juli ini nyatanya kok tidak ada apa-apa,” ujar Benny kepada Demonstran.com. Kamis (4/7).
Karena tidak adanya kabar lanjutan tersebut, Benny Kurniawan kembali mengirim surat ke PSSI untuk menagih janji yang telah menjadi kesepakatan. Tak hanya ke PSSI. Kali ini Benny juga akan berkirim surat ke Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). “BOPI adalah badan yang berwenang melakukan pembinaan, pengembangan, pengawasan dan pengendalian terhadap setiap kegiatan olahraga profesional Indonesia. Maka dari itu, sebagai lembaga yang melakukan pengawasan terhadap keseluruhan cabang olahraga (cabor), kami berharap Bopi dapat membantu terkait dengan adanya permasalahan ini,” ungkapnya.
“Dalam waktu dekat, kita akan surati lagi,” imbunya.(glh)