berita DAERAH KRIMINAL

Empat Komplotan Pengedar Narkoba Diciduk Polres Kediri

Kediri, demonstran.com – Buser Satresnarkoba Polres Kediri kembali berhasil mengamankan tersangka pengedar barang haram jenis pil dobel l. Jaringan narkoba yang dilakukan HW (41) warga Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.

Tersangka yakni STA alias Kancil, (31) warga Desa Bendo, Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Kancil yang ditangkap polisi tersebut kedapatan menyimpan dan mengedarkan barang haram sabu-sabu dan pil koplo.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K melalui Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Ratmoko Budi Lartono mengatakan jika penangkapan Kancil merupakan yang terakhirnya.

“Pelaku keempat merupakan jaringan dari HW. Pelaku berhasil di amankan lantaran menyimpan dan mengedarkan sediaan obat farmasi tanpa izin,” jelas AKP Budi (26/1/2021).

Lebih lanjut AKP Budi menjelaskan bahwa penangkapan tersebut bermula dari adanya pengakuan ketiga tersangka yang diamankan terlebih dahulu. Yakni HW (41), ATS, (33), dan TF, (36).

Berdasarkan dari pengakuannya, mereka telah mengedarkan pil dobel l kepada Kancil. Berkat informasi tersebut, petugas Satreskoba Polres Kediri langsung melakukan serangkaian penyelidikan.

“Mendapatkan informasi tersebut, petugas pada hari Sabtu sekitar pukul 10.00 langsung melakukan penggerebekkan terhadap pelaku yang berada di rumahnya,”terangnya.

Saat digerebek oleh petugas Kancil berada di dalam rumahnya. Petugaspun langsung menggeledah seisi rumah milik Kancil. Dan ditemukanlah sabu-sabu dan pil LL yang disimpan di dalam lemari kamarnya.

Dari hasil penggeledahan tersebut petugas berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 0,89 dan pil LL sebanyak 1000 butir. Selain itu juga diamankan barang bukti lainnya berupa satu buah bong, satu buah timbangan digital, dan satu buah gawai merek Oppo.
“Pelaku beserta barang bukti yang ditemukan langaung diamankan ke Polres Kediri gun proses hukum lebih lanjut,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, Kancil telah melanggar dua pasal. Yakni Pasal 114 ayat 1 subisder pasal 112 ayat 1 UU RI 35/2009 tentang Narkotika. Dan pasal 197 subsider pasal 196 UU RI 36/2009 tentang Kesehatan.(yy)