berita KRIMINAL

Edarkan Sabu-sabu Warga Pare Dibekuk Petugas

Kediri, demonstran.com – K (54) warga Dusun Suluran Desa Gedangsewu Kecamatan Pare serta HSW (36) warga Desa/Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dibekuk petugas unit Reskrim Polsek Pare karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu sabu.

Petugas berhasil menyita barang bukti dari tangan kedua pelaku berupa sabu sabu dengan berat 27 gram. Kapolsek Pare Iptu I Nyoman Sugita mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku bermula dari informasi masyarakat, petugas langsung menindak lanjuti informasi tersebut. Petugas kemudian melakukan penyidikan dan berhasil meringkus kedua pelaku.

“Petugas Unit Reskrim Polsek Pare telah berhasil meringkus kedua pelaku pengedar Narkotika jenis sabu-sabu, ” ucap Iptu I Nyoman Sugita, Senin (4/11).

Kapolsek Pare menambahkan bahwa petugas unit Reskrim Polsek Pare awalnya hanya mengamankan K. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cat mobil. Pelaku pertama diamankan saat berasa di rumahnya. Dari tangan K petugas menemukan Narkotika jenis sabu seberat 0,37 gram yang berada dalam plastik klip serta 1 buah HP merk Polytron warna putih.

“Petugas saat melakukan penggeledahan di rumah pelaku menemukan barang bukti sabu sabu, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan oleh petugas ke mapolsek Pare,” jelasnya

Petugas kemudian mengintrogasi K terkait asal muasal mendapatkan barang bukti tersebut. K mengaku membeli dari HSW warga Desa/Kecamatan Pare yang bekerja sebagai catering makanan.

Setelah mendapatkan informasi dari K, petugas langsung melakukan penggerebekan di rumah HSW.

”Tersangka HSW berhasil diamankan oleh petugas saat berada dirumahnya,” jelas Kapolsek Pare.

Petugas berhasil menemukan barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 10,52 gram dalam klip plastik, 10, 41 gram dalam klip plastik, 3,09 gram dalam klip plastik, 1,50 gram dalam klip plastik dan uang sebesar Rp 1 juta, dari tangan HSW. Selain itu petugas juga mengamankan seperangkat alat hisap yang meliputi 1 skrip warna kuning, 1skrop dari sedotan putih, 1 korek bensol, 1 sedotannputih, 1 pipet, 1 timbangan elektrik, 1 kotak obat, 70 Klip Plastik, 1 dompet wanita warna hitam motif daun waru warna warni dan1 HP Nokia warna hitam.

“Pelaku HSW ini merupakan residivis, dia pernah masuk tahanan dengan kasus ganja dan ditahan selama 6 tahun, ” jelas Kapolsek Pare.

Iptu I Nyoman Sugita menambahkan bahwa berdasarkan hasil penyidikan, HSW mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu sabu tersebut dari Surabaya. Pelaku membeli sabu sabu dengan harga Rp.1 juta kemudian dijual kembali dengan harga 1 gramnya Rp.1,2 juta.

“HSW dalam mengedarkan narkotika tersebut sudah 6 bulan lamany. Dan saat ini kedua pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Pare guna dimintai keterangan lebih lanjut, ” terang Iptu I Nyoman Sugita.(yy)