berita KRIMINAL

Dua Pengedar Sabu di Kediri Diringkus Petugas

Kediri, demonstran.com – Dua pengedar narkotika jenis sabu sabu diringkus anggota Sat Narkoba Polresta Kediri. Penangkapan kedua pelaku dipimpin langsung Kanit Opnal Ipda STjatur satrio Utomo.

Adapun identitas kedua pelaku yakni Rio Yanuar Effendi (41) warga Kelurahan Kampung Dalem Kecamatan/Kota Kediri dan Achmad Andi Pranata (27) warga Desa Tegalan Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Kamsudi, mengatakan bahwa penangkapan kedua pelaku tersebut berawal informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran narkotika jenis sabu sabu di seputaran kelurahan Dandangan Kota Kediri.

“Petugas yang mendapatkan informasi terkait peredaran narkotika, langsung melakukan serangkaian penyidikan. Akhirnya petugas berhasil mengamankan pelaku Rio, saat berada di jalan Joyoboyo Kelurahan Dandangan Kota Kediri pada hari Minggu (14/6) sekitar pukul 20.30 WIB,” terang Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, Senin (15/6).

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap pelaku Rio dan menemukan barang bukti berupa serbuk kristal putih jenis sabu sabu berada didalam plastik klip bening dengan berat 0,29 gram. Pelakupun langsung diamankan ke Mapolresta Kediri guna penyidikan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan penyidikan, petugas kemudian kembali melakukan serangkaian penyidikan di sekitar kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Petugas sekitar pukul 21.30 WIB menuju ke salah satu conter hp yang ada di wilayah Kandat dan berhasil mengamankan satu pelaku lainnya,” jelasnya.

Pelaku kedua yang berhasil diamankan petugas yakni Achmad. Dari tangan Achmad petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sabu yang disimpan dalam plastik bening seberat 0,24 gram.

“Barang bukti lain dari kedua pelaku yang berhasil diamankan petugas yakni satu unit telepon genggam (HP) Samsung A3, satu unit HP Xiaomi Redmy Note 4, yang diduga digunakan sebagai alat transaksi sabu sabu dan uang tunai Rp 50.000,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut AKP Kamsudi kedua pelaku diduga telah melakukan tindak pidana yaitu tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan, dan menjual, membeli, serta menjadi perantara jual-beli narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ucapnya.(yy)