berita KRIMINAL

DPO Pelaku Curanmor Kota Kediri Ditangkap

Kediri, demonstran.com – Satreskrim Polresta Kediri Berhasil menangkap DPO Pelaku Curanmor dan penipuan, Pelaku Warga Kelurahan Banjaran Kecamatan/Kota Kediri, RHW alias Wiwid (32) ditangkap personel Satreskrim Polresta Kediri, Kamis (25/6). Wiwid diduga melakukan tindak pidana penggelapan maupun penipuan. Bahkan, Wiwid juga diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan personel Satreskrim Polresta Kediri, awalnya pada Selasa (31/3) sekitar pukul 03.00 WIB, Suwarno yang tinggal di salah satu tempat rumah kos di Jalan Banjaran Kelurahan Banjaran pulang dan beristirahat, namun di dalam kamar kos sudah ada Wiwid.
Suwarno dan Wiwid, kata AKP Kamsudi, keduanya saling kenal.

“Saat korban datang di tempat kos, pelaku yang sudah dikenal sedang tidur. Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WIB, korban bangun tidur namun sepeda motor miliknya Honda Vario nomor polisi (nopol) S 6315 KZ yang sebelumnya di parkir di tempat parkir kos-kosan sudah tidak ada. Ternyata, sepeda motor tersebut dibawa oleh pelaku yang memberitahukan lewat Whatsapp,” jelasnya, Jumat (26/6).


Dari pengakuan Wiwid, sepeda motor milik Suwarno akan dikembalikan Minggu (5/4), namun hingga sekarang sepeda motor tersebut belum dikembalikan. “Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kediri pada 7 April lalu,” ujarnya.


Tak hanya itu, lanjutnya, ternyata pada 22 Juni, Erlina Arif asal Mojoroto Kota Kediri datang ke Mapolresta Kediri melaporkan kejadian pencurian sepeda motor miliknya. “Pada 22 Juni, korban kehilangan sepeda motor Honda Beat nopol S 3653 ZZ. Awal mula kejadian, korban berangkat ke Lamongan sekitar pukul 04.00 WIB untuk belanja kebutuhan warung dan meninggalkan kendaraan tersebut di belakang rumah,” ujarnya.


Selanjutnya, Erlina pulang dari lamongan sekitar pukul 16.00 WIB, ternyata kendaraan tersebut sudah tidak ada. Atas kejadian tersebut, Erlina mengalami kerugian sebesar Rp 9 juta. Personel yang mendapatkan laporan tersebut, akhirnya pada Selasa (23/6) mengetahui bahwa Wiwid berada di wilayah Tulungagung.


Wiwid akhirnya ditangkap personel Resmob Satreskrim Polresta Kediri pada Kamis (25/6), saat itu Wiwid bersembunyi di wilayah Majan Kabupaten Tulungagung. Dari pengakuan Wiwid, setelah mencuri sepeda motor milik Erlina, dia juga melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor di Jalan Brawijaya Kecamatan/Kota Kediri.(glh)