berita KRIMINAL

Di Rumah Sendirian, Seorang Gadis Dicabuli Tetangganya

Kediri, drmonstran.com – Sungguh bejat apa yang dilakukan oleh pria berusia 51 tahun ini. Betapa tidak bejat, pria tersebut tega melakukan aksi pencabulan terhadap seorang gadis yang masih tetangganya sendiri.

SH (25) gadis korban pencabulan  merupakan warga Dusun/Desa Pare Lor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri. Korban menerima perlakukan bejat tersebut dari tetangganya sendiri yakni Jaka Prasetya (51), pada hari Jumat (3/1) saat korban berada di rumahnya dan saat itu rumah korban dalam kondisi sepi.

AKBP Lukman Cahyono, Kapolres Kediri mengatakan bahwa  kejadian tersebut dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB, saat itu korban sedang menjahit pakaian di rumahnya.

“Saat korban sedang menjahit, korban melihat pelaku berjalan lewat samping rumahnya. Karena tidak menaruh  curiga, korban tetap melanjutkan menjahit,” jelas Kapolres Kediri saat konferensi pers, Selasa (7/1/2020).

Tanpa sepengetahuan korban, pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara meloncat melalui jendela samping. Pelaku juga sempat melempar batu ke arah korban hingga korban melihat ke arah pelaku. Karena takut, korban segera masuk ke dalam kamar. Pelaku yang mengetahui korban masuk ke kamar langsung menghampiri.

Saat berada dalam kamar, pelaku kemudian memberi iming-iming uang kepada korban sebesar Rp 1.000 dengan mengatakan untuk membeli jajan. “Pelaku memberi uang seribu rupiah kepada korban dengan mengatakan untuk membeli jajan, namun setelah memberi uang, pelaku langsung memegang dan menarik tangan korban. Korban yang masih dalam posisi berdiri, oleh pelaku bagian dada korban langsung dipegang hingga  korban merasa kesakitan,” jelasnya.

Aksi bejat tersebut tak berhenti sampai disitu saja, namun korban seperti kesetanan langsung melepas celana korban dan mendorong tubuh korban ke tempat tidur hingga terlentang.

“Berdasarkan keterangan dari pelaku, setelah mendorong korban hingga terlentang pelaku kemudian melepaskan celana dan celana dalamnya. Dan langsung menindih tubuh korban, hingga persetubuhan tersebut terjadi,” imbuhnya.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan, bahwa korban tidak bisa melakukan perlawanan dan tidak bisa barontak karena tubuh korban ditindih oleh pelaku.

“Setelah mengalami kejadian tersebut, korban menceritakan kepada orang tuanya. Akibat tindakannya, pelaku  dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dan Pasal 289 tentang pencabulan. Untuk Pasal 285 diancam penjara maksimal 12 tahun dan Pasal 289 diancam hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.(yy)