berita DAERAH KRIMINAL

Curi Ponsel Kepergok Pemilik, Warga Desa Klampisan Diamankan Polsek Kepung

Kediri, demonstran.com – Mashuda (41) Warga Dusun Sarirejo Desa Klampisan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, harus berurusan dengan Polsek Kepung Polres Kediri lantaran kedapatan telah melakukan tindakan pencurian handphone (Hp), Jumat (16/10), sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolsek Kepung Iptu Roni Robi Harsono, SH mengatakan bahwa berawal dari korban Anik Susanti (32) warga Dusun Gadungan Timur Desa Gadungan Kecamatan Puncu yang datang ke toko milik Sri Winarsih (38) warga Dusun Nglarangan Desa Krenceng Kecamatan Kepung.
“Saat itu korban memarkir kendaraan roda duanya di halaman toko dan handphone milik korban merk Oppo Reno 4 warna biru ditaruh di dasbor depan sepeda motornya, kemudian korban masuk ke dalam toko, saat korban keluar dari toko untuk mengambil uang didasbor sepeda motor miliknya, korban melihat pelaku menghampiri sepeda motornya dan mengambil handphone milik korban,” terang Kapolsek Kepung Iptu Roni Robi Harsono, SH.

Korban yang mengetahui handphonenya diambil oleh orang langsung menarik jaket yang dipakai pelaku sambil berteriak, lanjut Iptu Roni, pelaku yang jaketnya ditarik oleh korban berusaha melarikan diri namun oleh korban jaket yang ditarik tersebut tidak dilepas oleh korban hingga korban sempat terseret sepeda motor pelaku dan akhirnya pelaku beserta korban jatuh bersamaan. Dan akhirnya korban berhasil mengambil kembali handphonenya yang dibawa pelaku tersebut.

“Atas kejadian tersebut pemilik toko beserta warga yang menolong korban, langsung mengamankan pelaku. Meskipun demikian pelaku sempat dihajar oleh massa karena telah meresahkan,” ucapnya.
Korban langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Kepung.
“Atas laporan dari korban, petugas langsung menuju ke TKP dan mengamankan pelaku ke Polsek Kepung guna pemeriksaan lebih lanjut, untuk korban yang mengalami luka luka akibat terseret sepeda motor pelaku langsung di bawa ke klinik Vita Medika untuk mendapatkan perawatan,” ucapnya

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materian sebesar Rp. 4 juta.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman kurang lebih tujuh tahun,” pungkasnya.(yy)