berita POLITIK

Choirudin Mustofa, S.Pd.I : Fokus Kembangkan Pendidikan Dan Kesehatan

Kediri, demonstran.com – Sebanyak 30 Anggota DPRD Kota Kediri masa bakti 2019 – 2024 telah dilantik dan mengucapkan sumpah janji jabatan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Kediri, Rabu (21/8) kemarin.

 

Dari 30 anggota DPRD Kota Kediri yang dilantik, tercatat ada 20 wajah lama anggota dewan atau petahana yang masih singgah dan 10 wajah anggota dewan baru.

 

Dari sekian banyak anggota dewan, ada satu sosok yang menjadi sorotan sejumlah awak media. Dia adalah Choirudin Mustofa S.Pd.I. Pria muda tampan, dan berbadan tinggi ini merupakan salah satu dari sekian banyak wajah baru anggota dewan Kota Kediri. Menariknya lagi, pria berusia 36 tahun ini dalam sekali maju pada kontestasi pilihan legislatif (Pileg), dirinya langsung menjadi pilihan masyarakat dan mencatatkan namanya di kursi parlemen Kota Kediri periode 2019 – 2024.

 

Maju melalui partai Nasional Demokrat (NasDem). Ia di Daerah pilihan (Dapil) 2 wilayah Pesantren mampu meraup suara sebesar 2012 jiwa. Tentu saja, Background sebagai Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Kediri, Sekretaris wilayah IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) Provinsi Jatim dan Kepala sekolah MI di Kota Kediri menjadi daya tarik tersendiri dari sosok pria yang akrab disapa Mas Tofa ini.

 

Menurutnya, dia memilih terjun ke dalam dunia politik karena ingin mewujudkan visinya dalam membersihkan Kota Kediri dari KKN. Ia berpandangan, kinerja legislatif dan eksekutif jangan sampai bergesekan. Fungsi legislatif adalah sebagai kontrol anggaran daerah secara transparan.

 

“Mewujudkan visinya dalam membersihkan Kota Kediri dari KKN. Menurutnya kinerja legislatif dan eksekutif jangan sampai bergesekan. Fungsi legislatif adalah sebagai kontrol anggaran daerah secara transparan,” jelas Tofa usai pelantikan

 

Disinggung terkait kedepannya menjadi anggota DPRD, Tofa mengaku akan menyerap aspirasi masyarakat, melaksanakan tugas dan wewenang sesuai ranah dan tupoksi sebagai anggota DPRD. “Mengembangkan Kota Kediri dan tentunya memperhatikan daerah pemilihan. Sesuai dengan background saya, kedepan saya akan fokus untuk kembangkan pendidikan dan kesehatan, karena itu hak dasar manusia. Dan saya akan fokus dalam meningkatkan mutu keduanya itu,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Tofa mengaku akan bekerja dengan penuh dedikasi tinggi dan berusaha sebaik mungkin dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

 

“Kiranya hal ini akan meningkatkan kinerja dewan baik dalam pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, maupun pengawasan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan di daerah ini akan lebih maju serta dapat memenuhi harapan masyarakat baik peningkatan dalam persoalan kesejahteraan peningkatan pelayanan publik, pengembangan kehidupan demokrasi, maupun peningkatan daya saing daerah. Seiring dengan itu, masyarakat juga menuntut penyelenggaraan pemerintahan daerah agar lebih baik, transparan, dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat yang lebih baik, sekaligus meningkatkan pelayanan publik. Harapan masyarakat itu terus disuarakan sebagai wujud aspirasi bahkan juga kritik dan pengawasan publik,” sampainya.

 

Pengalaman organisasi

 

1.Ketua Farmasi (Forum Mahasiswa dan Santri) STAIN Kediri masa jabatan 2004-2005.

2.Ketua UKM Kerohanian STAIN Kediri masa jabatan 2005-2006.

3.Ketua pimpinan cabang IPNU Kota Kediri masa jabatan 2006-2008.

4.Menteri Pendidikan BEM STAIN Kediri masa jabatan 2006-2007.

5.Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah IPNU Prov.Jatim masa jabatan 2010-2012.

6.Pengurus FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Prov.Jatim masa jabatan 2010-2012.

7.Pengurus Wilayah Aswaja NU Center PWNU Jatim th (2012-2013).

8.Wakil sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat IPNU Jakarta th (2012-2015).

9.Pengurus LP.Ma’rifat MWC NU Kec.Pesantren masa jabatan (2018-2023).

10.Sekretaris Umum DPD Partai Nasdem Kota Kediri masa jabatan 2016 – hingga sekarang.(dk/glh)