berita KRIMINAL

Buronan Polisi Trenggalek Diamankan Satpol PP Kota Kediri

Kediri, demonstran.com – Pelarian Slamet Suyono warga Trenggalek yang merupakan DPO Polsek Watulimo dalam kasus penggelapan motor dan penipuan uang juga tindakan penculikan terhadap kedua keponakannya ini akhirnya berakhir di tangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri.
Satpol PP Kota Kediri berhasil mengungkap mafia eksploitasi anak untuk dipekerjakan di jalanan. Kedua anak dibawah umur tersebut merupakan keponakannya yang diculik di wilayah Trenggalek yang akan dijadikan pengemis.
Nur Khamid, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, menjelaskan, bahwa kasus ini terbongkar setelah ibu dua anak tersebut mendapat informasi bila anaknya menjadi pengemis di kawasan alun-alun Kota Kediri. Dan melaporkan kepada pihak Satpol PP Kota Kediri.
“Memang benar bahwa petugas dua hari yang lalu mendapatkan laporan dari ibu kedua anak yang diculik tersebut. Petugas langsung menurunkan tim untuk mencari keberadaan kedua anak tersebut. Pelaku penculikan tersebut, ternyata Kakak suaminya. Tim RCKT akhirnya berhasil menangkap tersangka saat berada di warung, dan langsung kita bawa ke mako Satpol PP,” jelasnya.
Nur Khamid menambahkan, kedua anak yang dijadikan pengemis tersebut berhasil ditemukan, keduanya hilang sejak 5 bulan yang lalu dibawa lari oleh pamannya. Kedua anak tersebut yakni  RP (12) dan GD (7). Keduanya merupakan anak dari Partini warga Dusun Kalirejo Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Trenggalek.
Atas hilangnya kedua anak tersebut, pihak keluarga sempat melaporkan penculikan tersebut Ke Polsek Watulimo Trenggalek. Namun belum membuahkan hasil dan setelah lima bulan kedua anak yang diculik tersebut baru ditemukan di Kediri.
Karena ada tindakan kriminalnya serta tersangka merupakan DPO Polsek Watulimo, akhirnya Satpol PP Kota Kediri melimpahkan kasus tersebut ke Polsek Watulimo, guna dilakukan penjemputan terhadap tersangka.
“Setelah korban kita selamatkan, kemudian petugas langsung menghubungi pihak  keluarga, dan menyerahkan kedua anak tersebut kepada keluarganya. Sedangkan untuk tersangka masih kita lakukan pemeriksaan hingga kemudian dijemput oleh pihak kepolisian guna proses lebih lanjut,” pungkasnya.(yy)