berita Olah Raga

Andri Ibo Siap Bantu Persik Kediri Agar Tidak Hanya Numpang Lewat di Liga 1

Kediri, demonstran.com – Pemain rekrutan anyar Persik Kediri, Andri Ibo hari ini telah menapakkan kakinya di Stadion Brawijaya Kota Kediri.

Pemain berusia 29 tahun itu memang baru tiba di Kota Kediri hari Selasa (21/1).

Saat ditemui tim liputan Demonstran.com di Stadion Brawijaya, Andri Ibo mengaku tertarik dengan Persik Kediri lantaran tim yang mempunyai julukan Macan Putih ini merupakan tim promosi Liga 1 musim ini dengan status sebagai juara pertama di Liga 2 2019 musim kemarin.

“Tim ini saya bilang tim besar. Apalagi dengan statusnya yang berhasil meraih gelar juara di Liga 2 2019 kemarin dan sebagai tim promosi, membuat saya tertarik untuk bermain di tim ini,” ujarnya.

Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U- 23 pada 2013 kala itu mengungkapkan, jika dirinya akan berjuang dan berusaha menampilkan performa terbaiknya bagi Persik Kediri di Liga 1 nanti.

“Saya datang disini untuk membantu Persik Kediri. Dan saya akan berusaha keras agar Persik Kediri tidak menjadi tim yang hanya sekadar numpang lewat saja di Liga 1 seperti Kalteng Putra dan Semen Padang yang langsung terdegradasi setelah promosi ke Liga 1 2019,” ungkapnya.

Dikatakan oleh Andri Ibo, sebelum memastikan dirinya mendarat di Persik Kediri. Ia pun membeberkan sempat ditawari banyak tim baik dari Liga 2 maupun Liga 1 tanah air. Namun keputusan terakhir dirinya jatuh pada Persik Kediri.

“Ada banyak tim juga yang sempat menghubungi saya. Tapi mohon maaf saya tak bisa menyebut tim tersebut. Intinya, selain faktor Persik Kediri yang lolos ke Liga 1 musim ini faktor lain yang membuat saya memutuskan untuk memilih Persik Kediri lantaran tim ini yang telah mendahului menghubungi saya. Jadi saya menghargai itu. Dan saat itu yang menghubungi saya secara langsung ialah coach Joko Susilo,” paparnya.

Untuk diketahui, beberapa club yang pernah disinggahi oleh Andri Ibo diantaranya, Persidafon Dafonsoro di tahun 2008-2013, Persipura Jayapura di tahun 2013–2019 dan terakhir bersama Barito Putra 2019–2020.(glh)