berita DAERAH

Ajari Anak Berkreasi Manfaatkan Barang Bekas

Kediri, demonstran.com – Masih dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 74, pada hari Sabtu pagi (14/09), bertempat di Balai Desa Pohsarang, ratusan anak beserta ibundanya ikut lomba dengan tema kegiatan pemanfaatan barang bekas dalam bentuk kreativitas menjadi berkualitas.

Selain pemanfaatan barang bekas agar bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat, juga adalah cara kita untuk mengurangi limbah sampah di lingkungan sekitar.

Sriani, SPd AUD selaku panitia penyelenggara mengatakan pemanfaatan barang bekas permainan edukatif APE ini diharapkan mengurangi sampah rumah tangga dan kedepannya dapat bernilai jual tinggi. “Bahkan bisa menambah penghasilan untuk dijual serta untuk pembelajaran di sekolahan masing masing,” ungkapnya.

Hal sama diungkapkan Eris Setyana, Kepala Sekolah Pelita Harapan. Eris mengatakan semua barang bekas bisa dimanfaatkan menjadi barang yang berguna kembali. “Selain itu untuk meningkatkan daya kembang anak di usia dini,” ungkapnya

Sementara itu, Khatmini, S.pd.Mpd Penilik Paud kecamatan Semen mengatakan kegiatan memanfaatkan barang bekas menjadi berkualitas dan bermanfaat untuk menambah daya kreasi untuk anak usia dini.

“Semoga lebih bagus dan lebih bisa berhasil, terlebih lagi dengan adanya bantuan orang tua untuk mengarahkan anaknya agar lebih bagus pemanfaatan barang menjadi berkualitas dan Insyallah mengurangi limbah sampah dan menjadi hasil yang luar biasa,”harapnya.

Dalam perlombaan, masing masing peserta sangatlah kreatif dalam membuat barang bekas tersebut, Seperti kardus, sendok, plastik, barang sedotan, kayu dan barang bekas lainnya.

Nayla (3) tahun yang merupakan salah satu peserta dan orang tuanya Fidyah Ifaul Jannah mencontohkan membuat barang bekas permainan angka. Orangtua berharap hasil kreasi anaknya bisa membuat anak senang bermain mengenal angka dan huruf dan agar untuk meningkatkan semangat belajar anak. “Harapannya kreasi ini bisa membantu anak mengenal angka dan huruf,” ungkapnya.

Peserta lain, Kyren Risky Angelina Vima Dan bundanya Ima Zulaida berkreasi membuat baju dari bahan plastik dan karung. Dia mengungkapkan membuat baju ini cukup tinggi tingkat kesulitannya. Selain mencari bahan dari limbah plastik yang haruas dipilih juga karena ada sebagian yang harus disetrika. “Karena kalau terlalu panas bisa rusak plastiknya. Saya berharap hasilnya bisa bermanfaat dan punya nilai jual tinggi,” pungkasnya. (rs,dk)