berita DAERAH

Ada Apa, Puluhan Karyawan BPR Kota Kediri Mogok Kerja

Kediri, demonstran.com – Puluhan karyawan Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri lakukan aksi mogok kerja, Selasa (31/12) pagi.

Hal ini dilakukan lantaran tak sependapat atas kepemimpinan Direktur PD BPR yang menjabat periode 2019/2020.

Salah satu perwakilan karyawan, A. Shoful Alam menjelaskan, para karyawan dari PD BPR Kota Kediri dan Kantor Cabang Ngawi melakukan aksi mogok kerja karena merasa kepemimpinan Direktur saat ini, kondisi BPR dinilai kurang sehat. “Ada tiga hal yang mendasari kami melakukan aksi mogok kerja ini,” ungkapnya.

Karyawan menilai kinerja Direktur mulai tahun 2016 sampai 2019 kurang baik. Hal ini menyebabkan Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah lebih dari 50 persen. Menurut karyawan, seharusnya batas wajar kredit bermasalah hanya 20 persen saja sehingga dikhawatirkan perusahaan tidak sehat.

Mereka juga menilai bahwa kesejahteraan karyawan tidak diperhatikan. Karena, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, beberapa hal karyawan tidak diberikan. Tak hanya itu, para karyawan juga menilai Direktur BPR sering melakukan perjalanan kedinasan. Akibatnya, biaya operasional pun membengkak.

Alhasil, merekapun menuntut agar direktur PD BPR tersebut untuk turun dari jabatannya.(glh)